Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini saat Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI dengan Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Dian Siswarini di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (2/7/2025). Foto: DPR
Jakarta – Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini menekankan pentingnya peran Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam membangun ekonomi dari bawah, sejalan dengan cita-cita Presiden Prabowo Subianto.
Ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak bisa hanya mengandalkan trickle down effect atau tetesan dari atas.
“Tidak ada ceritanya kita juga jangan percaya bahwa akan ada tetesan dari atas, enggak ada. Jadi peran Himbara ini sangat krusial. Oleh karena itu, tadi BRI lalu kemudian semua (Himbara mulai dari) Mandiri, BNI, BTN, dan BSI juga punya komitmen untuk bisa menjawab kebutuhan dari masyarakat dengan spesifikasi masing-masing,” ujar Anggia dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI dengan direksi Himbara, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis, 21 Agustus 2025, seperti dinukil laman dpr.go.id.
Baca juga: Himbara dan Kemensos Percepat Proses Buka Rekening Kolektif Penerima Bansos
Politisi Fraksi PKB ini menyoroti tanggung jawab bersama untuk mendorong UMKM naik kelas. Menurutnya, perluasan jangkauan program dan penyesuaian persyaratan menjadi kunci agar pelaku usaha kecil dapat berkembang.
Selain UMKM, Anggia juga menyoroti persoalan yang kerap dihadapi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Ia menilai banyak PMI terpaksa berutang kepada rentenir untuk biaya keberangkatan, sehingga mereka harus bekerja bertahun-tahun hanya untuk melunasi utang.
Ia meminta Himbara mencarikan formulasi yang tepat agar kelompok seperti PMI dapat dijangkau melalui skema pembiayaan yang lebih inklusif.
Baca juga : Cek Syarat dan Plafon Kredit Kopdes Merah Putih di Himbara
“Saya nggak tahu ini gimana caranya tetapi ini menjadi konsen karena kita banyak pekerjaan migran yang kemudian mereka harus terpaksa harus utang karena harus bayar tiket, gitu kan harus utang ke rentenir yang kemudian mereka akan lama (membayarnya) kalau dia kontraknya 2 tahun ya setahun itu bayar utang gitu,” jelasnya.
Terakhir, Anggia mengapresiasi kinerja yang telah dicapai oleh Himbara, namun tetap mendorong agar perbankan pelat merah tersebut terus berinovasi untuk menghadirkan program yang lebih inklusif bagi masyarakat luas.
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More
Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More
Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More