Galeri ATM BRI; Dukung layanan. (Foto: Paulus Yoga)
Jakarta–Tiga bank BUMN telah mendapatkan pinjaman dari China Development Bank (CDB) sebesar US$3 miliar. Di mana setiap bank mendapatkan pinjaman masing-masing sebesar US$1 miliar.
Salah satu bank BUMN yang mendapat pinjaman tersebut yakni PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengaku telah mendapatkan pinjaman dari CDB dan telah menyalurkan 100% dana pinjaman yang sebesar US$1 miliar itu.
Direktur Utama Bank BRI Asmawi Syam mengungkapkan, dari keseluruhan dana pinjaman yang telah disalurkan, dana tersebut digelontorkan kepada tiga sektor utama. Sektor terbesar adalah sektor kelistrikan atau powerplant.
“Komposisi penyaluran dana CDB 62% untuk powerplant, 25% untuk toll road atau jalan tol, dan 13% untuk agribisnis,” ujar Asmawi di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin, 14 Maret 2016.
Menurut Asmawi, dana pinjaman dari CDB memberikan dua manfaat bagi perseroan, yakni yang pertama mengurangi risiko likuiditas. Kedua, pinjaman tersebut juga menyetarakan pinjaman jangka panjang dengan dana jangka panjang.
Selain itu, kata dia, dana pinjaman tersebut memiliki tenor 10 tahun. Tenor ini sejalan dengan kebutuhan pembiayaan proyek jangka panjang. Sementara availability period pinjaman ini mencapai 3 tahun.
“Plafonnya US$1 miliar dengan skema business to business. Principal grace period-nya 3 tahun,” tutup Asmawi. (*)
Editor: Paulus Yoga
Bank Muamalat kembali menghadirkan Program Rindu Haji sebagai apresiasi bagi nasabah yang berkomitmen menabung untuk… Read More
Poin Penting Target kredit 2026 sebesar 7–9 persen, lebih rendah dari realisasi 2025 yang tumbuh… Read More
Poin Penting DBS Foundation bekerja sama dengan UNICEF menyiapkan program senilai USD 2,7 juta untuk… Read More
Poin Penting BEI melakukan evaluasi mayor dan minor sejumlah indeks untuk periode Februari 2026, dengan… Read More
Poin Penting Puradelta Lestari menargetkan prapenjualan senilai Rp2,08 triliun pada 2026, dengan lahan industri sebagai… Read More
Poin Penting Empat alumni LPDP telah mengembalikan dana hingga Rp2 miliar per orang karena tidak… Read More