Jakarta – Keterisian hunian kamar di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet kini telah mencapai 82,73% dengan kata lain, tempat tidur rawat inap yang kosong di RSD Wisma Atlet kini hanya sebesar 17,27%.
Hal tersebut diungkapkan Koordinator RS Darurat Wisma Atlet, Mayor Jenderal TNI dr Tugas Ratmono, SpS, saat menghadiri diskusi virtual Satgas Covid-19 melalui kanal Youtube BNPB. Dirinya juga mengatakan bahwa untuk merujuk pasien COVID-19 ke RS Covid di DKI saat sudah mulai sulit.
“Jadi pasien kami saat ini ada 4.959 orang, dari bed yang kita siapkan ada 5.994, jadi sekarang sisa 1.035 bed yang tersedia,” kata Tugas di Jakarta, Senin 18 Januari 2021.
Meskipun begitu dirinya mengatakan RS Wisma Atlet masih menyiapkan ruangan ICU (Intensive Care Unit) transisi sampai 20 bed, HCU (High Care Unit) serta 27 bed, kemudian ruang NICU (Neonatus Inteneive Care Unit) 94 bed untuk di IGD.
Sebagai informasi saja penambahan kasus covid-19 di Indonesia semakin tinggi. Hingga kemarin (17/1) saja terdapat penambahan 11.287 kasus baru Covid-19 di Indonesia. Dimana penambahan kasus terbanyak berada di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 3.395 kasus baru. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More