Nasional

Duet Ridwan Kamil-Suswono di Pilgub DKI Jakarta, Harta Kekayaannya Tembus Segini

Jakarta – Harta kekayaan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta masih menjadi perhatian publik jelang pemungutan suara pada Rabu, 27 November 2024.

Salah satunya, kekayaan pasangan nomor urut 1, yakni Ridwan Kamil-Suswono (RIDO). Keduanya maju di Pilgub Jakarta dengan dukungan 14 partai politik dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus. 

Adapun parpol pengusungnya, yakni Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, NasDem, PSI, PKB, Gelora, PBB, Perindo, PAN, PPP, PKN dan Garuda.

Harta Kekayaan Ridwan Kamil

Ridwan Kamis-Suswono, tercatat memiliki harta kekayaan yang tak sedikit. Melansir laman Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), total kekayaan mantan Gubenur Jawa Barat ini mencapai Rp22,75 miliar yang dilaporkan pada 5 September 2023.

Baca juga : Adu Kekayaan Ridwan Kamil dan Ahmad Sahroni yang Diisukan Siap Bertarung di Pilgub DKI Jakarta

Di mana, aset hartanya berupa tanah dan bangunan senilai Rp17,857 miliar, tersebar di Bandung, Gianyar, dan Jakarta Selatan.

Selain itu, RK, sapaan akrabnya juga mempunyai aset kendaraan senilai Rp771,9 juta, harta bergerak lainnya Rp467,12 juta, surat berharga Rp880 juta dan kas dan setara kas Rp5,93 miliar. Namun, Ridwan Kamil juga memiliki utang sebesar Rp3,30 miliar.

Harta Kekayaan Suswono

Adapun pasanganya, Suswono memiliki kekayaan sebesar Rp12,161 miliar. Terdiri dari tanah dan bangunan Rp10,66 miliar, tersebar di Kota Bogor, Tegal, dan Depok.

Baca juga : Menguji Janji Ridwan Kamil Incar Cuan di Sektor Pariwisata Jakarta

Dalam laporan kekayaan per 27 Agustus 2024, Suswono juga memiliki 1 unit kendaraan mobil Triton tahun 2021 senilai Rp500 juta.

Mantan Menteri Pertanian ini juga memiliki harta bergerak lainnya Rp676 juta, kas dan setara kas Rp323 juta. Menariknya, Suswono juga tidak memiliki utang. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Nasib, Rupiah Oh Rupiah: Rupiah “Undervalued”, Siapa Percaya?

Oleh Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group BANK Indonesia (BI) memandang nilai tukar… Read More

3 hours ago

Perang AS-Israel vs Iran Bisa Picu Volatilitas IHSG, Analis Ingatkan Hal Ini ke Investor

Poin Penting Konflik AS–Israel dan Iran memicu volatilitas IHSG, berpotensi terjadi koreksi wajar dan fase… Read More

18 hours ago

Daftar Saham Pemberat IHSG Sepekan, Ada DSSA, BRMS hingga AMMN

Poin Penting IHSG melemah 0,44 persen ke level 8.235,48 pada pekan 23–27 Februari 2026, diikuti… Read More

19 hours ago

IHSG Sepekan Turun 0,44 Persen, Kapitalisasi Bursa Jadi Rp14.787 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,44 persen ke level 8.235,48 dan kapitalisasi pasar turun 1,03 persen… Read More

19 hours ago

Bank Mega Syariah Genjot DPK Lewat Tabungan Kurban

Poin Penting Bank Mega Syariah dan PT Berdikari luncurkan Tabungan Rencana Kurban berbasis layanan keuangan… Read More

19 hours ago

Amerika Serikat-Israel Serang Iran: Dunia Bisa Makin Gelap

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga WARGA dunia hari-hari ini dibuat cemas. Timur Tengah… Read More

19 hours ago