Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani (foto: DPR)
Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera mengirimkan nama calon duta besar (dubes) ke DPR untuk mengisi kekosongan posisi Dubes RI untuk Amerika Serikat (AS) yang telah berlangsung selama dua tahun.
“Sebaiknya untuk pos-pos yang masih kosong, pemerintah bisa segera menindaklanjutinya,” ujar Puan, dinukil laman dpr.go.id, Rabu, 16 April 2025.
Diketahui, posisi Dubes RI untuk AS kosong sejak Rosan Perkasa Roeslani ditunjuk sebagai Wakil Menteri BUMN.
Puan menekankan bahwa pemerintah, melalui Kementerian Luar Negeri, perlu segera mengajukan nama calon Dubes RI untuk AS ke DPR.
Hal itu juga berlaku bagi posisi dubes yang kosong di negara lainnya. Nantinya, proses seleksi dan uji kelayakan akan dilakukan oleh Komisi I DPR yang membidangi urusan luar negeri.
“Kami di DPR menunggu hal tersebut,” kata Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.
Baca juga : DPR Desak Pemerintah Tetapkan Dubes AS Guna Hadapi Kebijakan Tarif Impor Trump
Sebelumnya, kekosongan posisi Dubes RI untuk AS menjadi sorotan publik mengingat pentingnya peran dubes dalam merespons dinamika politik dan kebijakan luar negeri, termasuk kebijakan perdagangan dari Presiden AS Donald Trump.
Kekhawatiran muncul lantaran tidak adanya perwakilan resmi Indonesia di AS saat Trump mengumumkan kebijakan tarif impor dan tarif resiprokal terhadap lebih dari 60 negara, termasuk Indonesia.
Indonesia diketahui dikenakan tarif impor sebesar 32 persen oleh AS sebagai respons terhadap rencana Indonesia memberlakukan tarif sebesar 64 persen atas barang-barang asal Amerika.
Untuk merespons kebijakan ini, Presiden Prabowo Subianto menunjuk sejumlah menteri, seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Luar Negeri Sugiono, untuk melakukan negosiasi.
Baca juga : Kursi Dubes RI di AS Kosong Nyaris 2 Tahun, DPR Minta Segera Diisi
Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, juga telah meminta agar pemerintah segera menunjuk perwakilan untuk mengisi posisi dubes yang masih kosong, termasuk untuk AS. Menurutnya, penunjukan tersebut penting dalam memperkuat diplomasi Indonesia di forum internasional.
Meski demikian, Utut menegaskan bahwa keputusan tetap berada di tangan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri Sugiono.
“Ini kita kembalikan kepada Pak Prabowo, tentu Saudara Menlu. Tentunya ya pos-pos penting ini ya kalau bisa segera diisi. Karena kalimat segera ini, sesegeranya diplomatik itu juga ada aturan,” ungkap Utut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 14 April 2025.
Baca juga: Prabowo Terima Surat Kepercayaan 7 Dubes Negara Sahabat, dari Eropa-Asia Tengah
Utut menambahkan, Komisi I DPR RI siap membahas nama calon dubes kapan pun setelah surat resmi dari Presiden masuk ke DPR. Setelah mendapat persetujuan dari DPR, pemerintah dapat langsung mengirimkan nota diplomatik ke negara tujuan.
“Biasanya kita kirim nota, nama, mereka melakukan persetujuan atau agreement gitu. Baru di sini bisa jalan. Kalau Komisi I, setiap saat ketika surat dari Presiden hadir, tiba, surat dari Ketua DPR hadir, pasti segera kita jadwalkan,” tegas Utut. (*)
Editor: Yulian Saputra
Mandiri menghadirkan Program Mudik Bersama Gratis melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan strategis, termasuk BP BUMN… Read More
Selain itu, IFG juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti perlindungan asuransi, layanan pemeriksaan kesehatan, serta… Read More
Taspen memberangkatkan sebanyak 1.400 pemudik menggunakan 35 bus menuju berbagai daerah tujuan, program mudik gratis… Read More
Oleh Pak De Samin, The Samin Institute AKHIR-akhir ini, ketika sedang di Kopi Klotok Menoreh,… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group JANGAN besar pasak daripada tiang. Mari… Read More
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More