Dua Petinggi Jasa Raharja Berhasil Bawa Pulang Penghargaan dari Infobank

Dua Petinggi Jasa Raharja Berhasil Bawa Pulang Penghargaan dari Infobank

Dua Petinggi Jasa Raharja Berhasil Bawa Pulang Penghargaan dari Infobank
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta— Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan A. Purwantono meraih penghargaan Top 100 CEO of The Year 2022 dari Majalah Infobank, yang diselenggarakan di Pullman Hotel Jakarta, pada Rabu (23/11). Rivan dinilai mampu membawa perusahaan bertumbuh positif sepanjang 2021. Sejatinya, pengalaman panjang Rivan di industri keuangan sudah tidak diragukan lagi.

Sebelum di Jasa Raharja, Rivan meniti karir di Bank KB Bukopin Tbk sebagai direktur utama.Pria ini dikenal menjadi sosok kunci yang menyelamatkan KB Bukopin dari krisis sepanjang 2020. Dia juga berjasa menyelesaikan perselisihan dua pemegang saham Bank KB Bukopin, yakni PT Bosowa Corporindo dan KB Kookmin Bank yang berakhir dengan jalan damai.

Selain itu, Rivan juga menyelesaikan persoalan likuiditas Bank KB Bukopin pada Juni 2020. Tidak kalah penting, Rivan berhasil meningkatkan peringkat perusahaan, dari yang sebelumnya berada di level idAA menjadi idAAA dengan prospek stabil oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Rivan juga pernah dipercaya menjadi direktur keuangan di PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada Mei 2020.

Selain Rivan, Majalah Infobank juga menyematkan penghargaan kepada Direktur Hubungan Kelembagaan Munadi Herlambang. Dia dinobatkan sebagai pemimpin potensial pada penghargaan Top 200 Next Leader 2022.
Munadi pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan, Human Capital & Manajemen Resiko PT Wika Bitumen pada Oktober 2019 – Juni 2021. Dia juga sempat menduduki kursi Executive Vice President di Mandiri Sekuritas pada 2017–2019.

Sepak terjang Rivan dan Munadi di perusahaan pelat merah ini tergambar dari capaian perusahaan sepanjang 2021. Jasa Raharja berhasil mengantongi laba bersih senilai Rp1,62 triliun hingga akhir 2021, atau mengalami kenaikan 8% secara year on year (yoy).

Pada tahun itu, perseroan mencatatkan jumlah premi bruto hingga Rp4,28 triliun. Perolehan ini meningkat 4,14% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp4,11 triliun.
Sementara itu, di sisi beban, klaim bruto perseroan meningkat 2,94% yoy, dari sebelumnya senilai Rp2,38 triliun pada 2020 menjadi Rp2,45 triliun di 2021.

Tak hanya itu, hasil underwriting perseroan Rp1,69 triliun pada 2021. Angka meningkat sebesar 8,33% yoy dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,56 triliun.
Di segi hasil investasi, terjadi kenaikan dari Rp828,96 miliar pada 2020 menjadi Rp862,97 miliar pada 2021. Perusahaan berhasil membukukan laba setelah pajak hingga Rp1,62 triliun atau naik 8% jika dibandingkan perolehan 2021 senilai Rp1,50 triliun.

Diketahui, per Desember 2021 anggota holding BUMN asuransi, penjaminan dan investasi Indonesia Financial Group (IFG) ini memiliki aset sebesar Rp14,99 triliun. Aset yang dimiliki tersebut mayoritas merupakan aset investasi dengan jumlah sebesar Rp13,87 triliun. (*) Ranu

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]