Moneter dan Fiskal

Dua Isu Untuk Dapat Invesment Grade

Jakarta– Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W Martowardojo menyoroti dua isu yang menurutnya harus diatasi agar memperoleh invesment grade dari lembaga pemeringkat. Aspek yang masih menjadi perhatian lembaga asing tersebut menurutnya adalah aspek institusional dan fiskal.

“Indonesia sudah mendapat invesment grade dari Fitch dan Moody’s sejak 2012, tetapi dari Standard and Poor masih tertahan sampai sekarang. Saya yakini mereka masih terus melakukan observasi tapi memang kita harus terus perhatikan dua isu,” kata Agus usai Ibadah Sholat Jumat di Kompleks Kantor BI, Jakarta Jumat 18 Maret.

Aspek institusional seperti kepastian hukum menurutnya masih harus diperhatikan, kepastian selesainya Undang-Undang tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (RUU PPKSK) diapresiasi namun, Pemerintah menurutnya masih harus memberikan kepastian hukum lain misalnya soal kepastian periode penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan penghitungan penyesuaian harga tersebut.

Aspek lain yang harus ditindaklanjuti adalah aspek fiskal, misalnya soal kepastian anggaran karena penerimaan negara diperkirakan tak memenuhi target.

“Karena penerimaan negara tak seperti yang direncanakan di APBN, kita tahu akan direvisi pada saatnya, tapu mungkin perlu dijelaskan apakah kalau tidak sesuai harapan akan dilakukan pemotongan belanja atau dibiayai dengan penerbitan surat utang, ini harus dijelaskan agar kemungkinan penilaian rating Indonesia akan lebih baik,” tandasnya.(*)

Editor : Apriyani K

admin

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

7 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

7 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

10 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

13 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

18 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

19 hours ago