Keuangan

Dua Hari Mediasi, Nasib Nasabah Unit Link Masih Belum Jelas

Jakarta – Usai mediasi yang di fasilitasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) antara korban asuransi unit link dengan perusahaan asuransi pada Selasa (11/1) menemui kebuntuan, mediasi lanjutan yang digelar pada hari ini (12/1) juga masih belum membuahkan solusi.

“Hari ini tidak ada hasil juga,” ujar Maria Trihartati, Koordinator Korban Asuransi Unit Link, saat dihubungi Infobank, Rabu, 12 Januari 2022.

Maria beserta yang lain menegaskan tidak akan pulang sebelum dana milik mereka dikembalikan oleh perusahaan asuransi yang bersangkutan. “Kami bertahan di OJK Lapangan Banteng. Sampai kami dapat refund,” katanya.

Nasabah unit link lainnya, Tetty Marpaung mengungkapkan, sebanyak enam orang perwakilan korban unit link termasuk dirinya, bertemu dengan Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK Agus Fajri, Kepala Departemen Pengawasan, serta Divisi Penyelidikan OJK di Lantai 14, Gedung Soemitro Djojohadikusumo, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta.

“Kalau sampai jam enam sore kami tidak keluar kantor ini, kami semua akan dimasukkan ke Polsek Sawah Besar,” ungkap Tetty.

Sebagai informasi, sebelumnya (11/1) puluhan korban asuransi unit link AXA Mandiri, AIA, dan Prudential yang berasal dari berbagai daerah menggeruduk Kantor OJK yang berada di Wisma Mulia 2, Jakarta. Bahkan, mereka hendak bermalam di lokasi tersebut sebagai bentuk protes. Namun, hal ini urung dilakukan lantaran para korban difasilitasi untuk keluar dari Wisma Mulia. (*) Bagus Kasanjanu

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

17 mins ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

1 hour ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

2 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

3 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

4 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

4 hours ago