Jakarta – Kini seluruh proses penjualan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) telah diperbolehkan oleh regulator untuk dipasarkan melalui kanal digital. Direktur Kepatuhan AXA Mandiri Financial Services, Rudy Kamdani mengungkapkan, ada dua hal atau ada dua kunci penting bagi perusahaan asuransi dalam memasarkan PAYDI secara digital.
“Jadi dua key information yang sangat penting. Pertama, adalah video terkait dengan pemasaran atau penjelasan tentang produknya. Kedua, adalah pernyataan dari nasabah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan menerima penawaran melalui digital dan telah menerima penjelasan yang benar, akurat, dan jelas terkait dengan produk yang dibeli,” katanya secara daring, Kamis, 15 Juli 2021.
Untuk yang pertama, lanjut Rudy, penjualan secara digital atau non face to face ini dilakukan melalui video call. Namun yang terpenting, dari mulai proses pengenalan dan seterusnya akan dilakukan perekaman untuk memenuhi ketentuan regulator.
“Jadi memang diwajibkan direkam untuk memastikan bahwa tidak ada yang namanya miss selling, karena ini penting sekali. Jadi sebagai bukti dengan video call ini,” ucapnya.
Yang terpenting kedua, adanya pernyataan atau statement dari calon nasabah jika mereka telah menerima seluruh penjelasan detail dan transparan dari agen kami mengenai ketentuan dan risiko-risiko yang akan dialami.
“Dilanjutkan dengan satu statement, karena ini diwajibkan kembali oleh regulasi bahwa ada pernyataan dari nasabah bahwa mereka bersedia menerima pemasaran produk asuransi yang dilakukan secara digital dan sudah mendapatkan penjelasan mengenai produk tersebut dari agen kami,” ucap Rudy. (*) Bagus Kasanjanu
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More
Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More