Market Update

Dua Bank Ini Beri Sentimen IHSG Ditutup Menguat 0,60%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini ditutup bertahan di zona hijau sebesar 41,71 poin atau menguat 0,60% ke level 6.941 dari dibuka di level 6.900 pada pembukaan perdagangan hari ini (14/2).

Head of Research Surya Fajar (SF) Sekuritas, Raphon Prima mengatakan bahwa penguatan tersebut didorong oleh rally dari saham BBRI yang menguat 1,46% dan saham BBCA yang menguat 0,85%.

“Penguatan IHSG hari ini dipicu penantian pasar terhadap rilis inflasi Amerika nanti malam. Inflasi Januari diperkirakan semakin turun ke posisi 6,2% yoy dari Desember yang sebesar 6,5% yoy, dan saham pendorong rally IHSG, BBRI dan BBCA,” ucap Raphon kepada Infobanknews di Jakarta, 14 Februari 2023.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 236 saham terkoreksi, 268 saham menguat, dan 210 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 18,96 miliar saham diperdagangkan dengan 1,13 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp8,01 triliun.

Pergerakan ke zona hijau tersebut diikuti oleh indeks IDX30 yang menguat 0,75% menjadi 499,33, LQ45 menguat 0,74% menjadi 960,31, JII menguat 1,01% menjadi 584,14, dan SRI-KEHATI menguat 0,66% menjadi 427,00.

Kemudian, hanya sebagian sektor yang mengalami pelemahan, diantaranya, sektor industrial dan siklikal yang melemah 0,23%, serta sektor properti  melemah 0,21%.

Sedangkan, sektor lainnya menunjukan penguatan, sektor tersebut diantaranya, sektor kesehatan menguat 1,85%, sektor energi menguat 1,22%, sektor transportasi menguat 1,03%, sektor infrastruktur menguat 0,77%, sektor non-siklikal 0,49%, sektor bahan baku menguat 0,34%, sektor teknologi menguat 0,32%, dan sektor keuangan menguat 0,23%.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS), PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE), dan PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR). Sedangkan saham top losers adalah PT Estee Gold Feet Tbk (EURO), PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (PGJO), dan PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS), PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), dan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU). (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

3 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

8 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

9 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

9 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

9 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

9 hours ago