Categories: Ekonomi dan Bisnis

DPR: Pembahasan UU Lalu Lintas Devisa Akan Dipercepat

UU ini nantinya akan mewajibkan kepada para pengusaha untuk memasukkan uang dari hasil ekspornya kepada bank dalam negeri. Apriyani Kurniasih.

Jakarta—Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berharap Undang-undang mengenai lalu lintas devisa segera dapat di rilis. Hal ini sesuai dengan usulan Bank Indonesia (BI) untuk mengantisipasi krisis ekonomi.

Wakil Ketua DPR. Fadli Zon juga memastikan bahwa DPR akan segera menindaklanjuti imbauan BI dan segera membahas UU Lalu Lintas Devisa,agar dapat menjadi payung hukum lalu lintas devisa di Indonesia.

“Soal lalu lintas devisa, itu harus ada payung hukumnya” ujar Fadli, usai pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo.

Sebelumnya, Agus juga meminta agar masyarakat dan dunia usaha agar tetap tenang dan tidak panik menghadapi kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Agus menyarankan pada eksportir agar melepas kurs dolarnya agar ada suplai dolar di dalam negeri.

Fadli Zon menyebutkan, DPR sudah memasukkan soal lalu lintas devisa dalam revisi UU BI dan Perbankan. UU ini nantinya akan mewajibkan kepada para pengusaha untuk memasukkan uang dari hasil ekspornya kepada bank dalam negeri. Ia juga menambahkan, bahwa lalu lintas devisa sebenarnya tidak memerlukan UU yang baru, cukup dimasukkan dalam UU yang sudah ada. Bahkan, revisi UU ini sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas).

“Mudah-mudahan bisa mulai dibahas tahun ini, karena ini penting, jadi kita mulai UU JPSK (Jaring Pengaman Sistem Keuangan), baru setelah itu UU BI dan Perbankan,” jelas Fadli Zon.

Apriyani

Recent Posts

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

17 mins ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

48 mins ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

1 hour ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

1 hour ago

Pemerintah Batasi Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen, Gelontorkan Subsidi Rp2,6 T

Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More

1 hour ago

IHSG Masih Ditutup Melemah 0,53 Persen ke Level 6.989, Mayoritas Sektor Merah

Poin Penting IHSG Melemah 0,53 persen dan ditutup di level 6.989,42 dengan mayoritas saham dan… Read More

1 hour ago