Nasional

DPR Pastikan Pengganti Pimpinan OJK-BEI Bebas Afiliasi Danantara dan BUMN

Poin Penting

  • Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara, BP BUMN, direksi BUMN, maupun institusi terkait lainnya
  • Komisi XI DPR RI menegaskan pengawasan aktif untuk menjaga independensi, kredibilitas, dan daya saing pasar keuangan nasional, sekaligus mengimbau publik tidak berspekulasi berlebihan
  • OJK menunjuk pejabat sementara pasca-pengunduran diri pimpinan, yakni Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi

Jakarta — Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal memastikan bahwa pengisian posisi pimpinan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang saat ini kosong tak akan berasal dari pihak yang terafiliasi dengan Danantara, Badan Pengaturan (BP) BUMN, direksi perusahaan BUMN, maupun institusi terkait lainnya.

“Seluruh posisi yang saat ini kosong atau ditinggalkan, baik di OJK maupun di BEI, akan diisi oleh putra-putri yang kompeten dan terbaik di bidang tersebut,” ujar Hekal dikutip Antara, Minggu, 1 Desember 2026.

Ia menegaskan, Komisi XI DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara aktif dan konstruktif guna memastikan independensi OJK dan BEI tetap terjaga. 

Hal ini dinilai penting untuk menjaga kredibilitas serta meningkatkan daya saing pasar keuangan nasional di tengah dinamika global.

Baca juga: Bos Danantara Bantah Isu Perombakan Direksi Himbara

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari regulator, pelaku pasar, hingga masyarakat luas, agar tidak terjebak dalam spekulasi yang berpotensi mengganggu stabilitas pasar. 

Selain itu, Hekal juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung proses pembenahan dan penguatan infrastruktur pasar keuangan nasional secara berkelanjutan.

Sebelumnya, pada Sabtu (31/1), Anggota Dewan Komisioner OJK menggelar Rapat Dewan Komisioner yang menyepakati penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai Pejabat Sementara (Pjs.) Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. 

Dalam rapat yang sama, Hasan Fawzi ditunjuk sebagai Pjs. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK.

Penunjukan tersebut dilakukan menyusul pengunduran diri sejumlah pimpinan OJK, yakni Mahendra Siregar dari jabatan Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara dari posisi Wakil Ketua Dewan Komisioner, Inarno Djajadi dari jabatan Kepala Eksekutif PMDK, serta I.B. Aditya Jayaantara dari jabatan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.

Baca juga: Ekonom CSED INDEF Cermati Rencana Danantara Masuk ke Bursa

Meski menjabat sebagai pejabat sementara, Friderica dan Hasan tetap menjalankan tugas pada bidang masing-masing seperti sebelumnya. 

Friderica tetap menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen, sementara Hasan tetap mengemban tugas sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.

Pengunduran diri empat petinggi OJK tersebut diumumkan secara beruntun pada Jumat malam (30/1). Pada hari yang sama, BEI juga mengumumkan pengunduran diri Iman Rachman dari jabatan Direktur Utama.

BEI dijadwalkan akan mengumumkan penunjukan Pejabat Sementara (Pjs.) Direktur Utama sebelum pembukaan perdagangan bursa pada Senin (2/2). (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

3 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

3 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

6 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

9 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

14 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

14 hours ago