Categories: Nasional

DPR Pastikan Pengalihan Program Pensiun ke BPJamsostek Tak Kurangi Manfaat

Jakarta- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) selaku pembuat Undang-undang (UU) memastikan tidak ada pengurangan manfaat yang diterima oleh para Pensiunan PNS TNI, dan Polri bila pengalihan program hak dana pensiun terjadi dari institusi pengelola dana pensiun, seperti PT Taspen (Persero) dan PT ASABRI (Persero) ke BPJamsostek.

Aturan pengalihan itu tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Undang-Undang 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Sri Rahayu menegaskan, pihahnya telah melakukan rapat dengan Pemerintah untuk dapat menjalankan pengalihan program tersebut dengan matang.

“Saat ini menjadi pembahasan, ada kekhawatiran manfaat yang diterima pegawai negeri sipil akan menurun jika [programnya] pindah ke BP Jamsostek. Prinsipnya tidak seperti itu,” ujar Sri dalam konferensi pers Isu Terkini BP Jamsostek, di Plaza BPJamsostek Jakarta, Jumat 21 Febuari 2020.

Sri menambahkan, dengan adanya pengalihan progran ini tidak boleh ada pemutusan hubungan kerja (PHK) di tubuh Taspen dan Asabri. Sri menyebut, kedua perusahaan BUMN tersebut akan tetap berdiri, mengingat hanya sebagian program yang dialihkan ke BP Jamsostek.

Sebagai informasi, sesuai dengan perintah Undang-undang No.40/2000 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan UU No.24/2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), secara garis besar memerintahkan pengalihan program PT Taspen dan ASABRI ke BPJamsostek paling lambat 2029. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

3 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

6 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

12 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

12 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

13 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

15 hours ago