Jakarta– Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi XI memanggil jajaran Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka rapat kerja mengenai rencana kerja dan anggaran 2019 serta pembicaraan mengenai permasalahan asuransi dan perbankan nasional.
Rapat dipimpin oleh M. Prakoso dan telah dihadiri oleh 21 anggota dari 8 fraksi. Rapat yang awalnya dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB molor hingga 16.00 WIB. Turut hadir Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida.
“Sesuai dengan laporan, rapat dihadiri oleh 21 anggota dari 8 fraksi. Oleh karena itu rapat dapat dilaksanakan,” kata Prakosi di Kompleks DPR-RI, Jakarta Senin 29 Oktober 2018.
Dalam paparannya, WImboh menjelaskan kondisi terkini mengenai industri jasa keuangan dan laporan mengeai anggaran yang telah direalisasikan oleh OJK.
Wiboh menyebut, hingga akhir September 2018 realisasi anggaran telah mencapai 63% dari total pagu anggaran OJK tahun 2018.
“Dengan berbagai program kerja realisasai anggaran mencapai Rp3,12 triliun atau 63% dari total anggaran yang dianggarkan dari prognosa sampai Rp4,97 triliun atau 100 persen anggaran,” kata Wimboh.
Wimboh menyebut, seluruh kinerja yang telah dilakukan OJK telah mengedepankan prinsip efisiensi dan kehati-hatian dengan tidak mengurangi kualitas pengawasan industri jasa keuangan. (*)
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More
Poin Penting Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026… Read More
Poin Penting BNI memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik ke berbagai kota di Pulau Jawa dan… Read More
Mandiri menghadirkan Program Mudik Bersama Gratis melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan strategis, termasuk BP BUMN… Read More