Perbankan

DPR Minta Kejaksaan dan Polri Ambil Langkah Konkret Soal Kredit Macet Titan

Jakarta — Kasus dugaan kredit macet di Bank Mandiri, Bank CIMB Niaga, dan Credit Suisse AG senilai Rp5,8 triliun yang melibatkan PT Titan Infra Energy akhirnya sampai ke DPR RI.

Hal itu terungkap dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja Pengawasan Penegakan Hukum terkait dengan pengaduan masyarakat bersama Kejaksaan Agung dan Polri di ruang Komisi III DPR, Senin, 27 Juni 2022.

RDP digelar tertutup ini menghadirkan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung Fadil Zumhana. Sementara Polri diwakili oleh Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan.

Pimpinan komisi III DPR Desmond Mahesa menyatakan, panja komisi III DPR pengawasan penegakan hukum ini salah satunya membahas persoalan kredit macet PT Titan Infra Energy pada Bank Mandiri, Bank CIMB Niaga, dan Credit Suisse AG senilai Rp5,8 triliun yang berpotensi merugikan negara.

“Panja penegakan hukum tentunya ingin semua hal yang merugikan negara itu disidik (penyidikan). Makanya kita dorong untuk melakukan tindakan-tindakan yang lebih konkret,” kata Desmond kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Desmond menyatakan, Panja Pengawasan Penegakan Hukum ini bakal menggelar rapat-rapat lanjutan dengan memanggil aparat penegak hukum. Bahkan, kata Desmond, pihaknya meminta laporan secara triwulan terkait dengan penanganan kasus.

Sementara itu, anggota Komisi III DPR Arsul Sani menyampaikan bahwa Panja Pengawasan penegakan Hukum ini telah membedah kasus dugaan kredit macet PT Titan Infra Energy di tiga bank.tersebut. Dan Panja, sambung Arsul, meminta aparat penegak hukum menangani kasusnya secara profesional.

“Kita sudah membedah, dan kita lihat progresnya gimana, kita tunggu,” tandas Arsul.

Seperti diketahui, pada 28 Agustus 2018 PT Titan Infra Energy (Titan Group) mengikat perjanjian dengan sindikasi Bank Mandiri, Bank CIMB Niaga, dan Credit Suisse AG.

Bank Mandiri sebagai lead creditor mengucurkan 266 juta dolar AS atau senilai Rp Rp3,9 triliun. Sementara, sindikasi bank lainya, yaitu CIMB Niaga dan Credit Suisse AG senilai 133 juta dolar AS atau Rp1,9 trilun, sehingga total kredit yang dinikmati Titan senilai Rp5,8 triliun, hampir Rp6 triliun.

Dalam perjalanannya, Titan mengingkari kesepakatan dalam Facility Agreement/ Perjanjian Fasilitas dengan kerditur dimana dalam perjanjian itu, disepakati bahwa hasil penjualan produk PT Titan Infra Energi yaitu berupa Batubara sebanyak 20% sebagai jaminan pembayaran pelunasan kredit dan sebanayak 80% disepakati sebagai dana operasional PT Titan Infra Energi tidak dilakukan.

Akibat dari ini, Bank Mandiri melayangkan laporan atas dugaan tindak pidana penggelapan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) ke Bareskrim Polri. Sementara Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) melaporkan dugaan pidana korupsi penyalahgunaan kredit Titan ini ke Kejaksaan Agung. (*) DW

Redaksi

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

4 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

12 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

13 hours ago

UMP 2026 Tuai Pro Kontra, Kadin Tekankan Pentingnya Jaga Daya Saing Indonesia

Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More

14 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

14 hours ago

OJK Serahkan Tersangka Kasus Manipulasi Saham Sriwahana Adityakarta ke Kejaksaan

Poin Penting OJK telah menyelesaikan penyidikan kasus dugaan transaksi semu saham PT Sriwahana Adityakarta Tbk… Read More

15 hours ago