News Update

DPR Kritisi Kinerja OJK

Jakarta– Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi XI mengkritisi kinerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai pengawasan industri jasa keuangan khususnya industri perasuransian dan industri fintech.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi XI Fraksi Gerinda Harry Poernomo pada rapat kerja rencana kerja dan anggaran OJK 2019 di Kompleks DPR Jakarta. Harry menyebut pihaknya menekankan peningkatan pengawasan dan pelayanan OJK kepada industri dan masyarakat.

“Ukuran keberhasian bukan realisasi anggaran tapi semata-mata upaya tugas mengatur bagaimana sistem sektor jasa keuangan bisa teratur, berjalan baik tidak ada fraud tidak ada kegagalan bisnis dan kegagalan bayar asuransi,” kata Harry di Jakarta, Senin 29 Oktober 2018.

Harry menambahkan, saat ini pengawasan industri masih rendah dan jauh dari harapan masyarakat. Dirinya menyebut, OJK masih perlu meningkatkan pengawasan fintech yang masih banyak meresahkan masyarakat.

“Terus terang saja dalam kinerja masih jauh dari apa yang kita harapkan. Akhir-akhir ini kita sering dengar masalah fintech yang gagal dan ilegal dan masyarakat merasa belum terlindungi. Hal ini menunjukan kinerja ojk perlu ditingkatkan,” tambah Harry.

Sebelumnya, hingga akhir September 2018 realisasi anggaran telah mencapai 63% dari total pagu anggaran OJK tahun 2018 yang mencapai Rp4,97 triliun. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyebut, pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pengawasan dan menjalankan prinsip efisiensi.

“Dengan berbagai program kerja realisasai anggaran mencapai Rp3,12 triliun atau 63% dari total anggaran yang dianggarkan dari prognosa sampai Rp4,97 triliun atau 100 persen anggaran,” kata Wimboh. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Bank Jateng Rombak Direksi, Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut

Poin Penting RUPST Bank Jateng mengangkat Bambang Widiyatmoko sebagai Direktur Utama, menggantikan Irianto Harko Saputro.… Read More

26 mins ago

Andalkan 2 Kawasan Ini, Paramount Land Incar Target Penjualan Rp5,5 T di 2026

Poin Penting Target penjualan Rp5,5 triliun pada 2026 ditopang Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals.… Read More

54 mins ago

Perkuat Bisnis Retail, BCA Digital Andalkan Channeling dan Perluas Komunitas

Poin Penting PT Bank Digital BCA fokus kredit ritel lewat channeling dengan lebih dari 10… Read More

1 hour ago

BEI Bakal Terbitkan Indeks Saham Syariah Hijau Tahun Ini

Poin Penting BEI dan OJK menyiapkan indeks saham syariah hijau yang ditargetkan terbit pada 2026… Read More

1 hour ago

UEA Siap Tambah Investasi di Indonesia, Ini Hasil Pertemuan Prabowo dan MBZ

Poin Penting Presiden Prabowo dan Presiden UEA Mohammed bin Zayed sepakat meningkatkan kerja sama investasi,… Read More

2 hours ago

Grab Pastikan Bonus Hari Raya 2026 untuk Mitra Pengemudi, Cair Sebelum Lebaran

Poin Penting Grab memastikan memberikan bonus hari raya 2026 kepada mitra pengemudi, dengan besaran disesuaikan… Read More

2 hours ago