Jakarta–Calon Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Wimboh Santoso mendapat sorotan dari Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) terkait dirinya yang pernah menjabat sebagai Direktur di Dana Moneter Internasional (IMF).
Anggota dewan khawatir, koneksi Wimboh dengan IMF bisa berujung pada intervensi. “Bapak punya koneksi kuat dengan IMF. Dikhawatirkan ini Bapak akan diintervensi,” ujar Anggota Komisi XI Elviana, di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin, 5 Juni 2017.
Pertanyaan serupa juga dilontarkan oleh Anggota Komisi XI lainnya yakni Heri Gunawan dari Fraksi Partai Gerindra. Menjawab pertanyaan dari para anggota Dewan, dirinya menegaskan, bahwa dirinya tidak akan diintervensi oleh IMF dalam menentukan kebijakannya.
“Terkait intervensi IMF, saya jawab tidak. Saya di IMF menjual (mempromosikan) Indonesia, saya memperkenalkan Indonesia, dan saya mempengaruhi IMF untuk Indonesia,” ucap Wimboh. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More