News Update

DPR Kasih 4 Masukan Soal Utang ke Pemerintah

Jakarta–Pada Rapat Kerja (Raker) yang diadakan antara Pemerintah yang diwakili oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan Anggota Komisi XI DPR, ada 4 masukan yang disampaikan untuk diperhatikan pemerintah. Utang pemerintah tercatat menyentuh angka Rp3.779,98 triliun.

Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Melchias Marcus Mekeng mengatakan, terdapat 4 poin dari hasil Raker hari ini yang harus diperhatikan oleh pemerintah dalam pengelolaan hutang negara.

“Berdasarkan rapat kerja yang diadakan pada hari ini, kita menyampaikan empat poin rancangan kesimpulan dan keputusan yang dapat diperhatikan pemerintah dalam pengelolaan hutang negara” ungkap Mekeng di Kompleks MPR/DPR RI, Jakarta, Senin, 4 September 2017.

Pada poin pertama, komisi XI meminta pemerintah untuk meningkatkan kualitas belanja khususnya yang dibiayai oleh pinjaman sehingga menghasilkan outcome yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

Pada poin kedua, pihaknya juga meminta kepada pemerintah agar dalam pengelolaan hutang negara selalu memperhatikan asas dan prinsip-prinsip kehati-hatian dan penggunaannya secara produktif.

Pada poin ketiga, komisi XI juga meminta kepada pemerintah untuk melakukan evaluasi efektivitas dari pos pembiayaan negara, dan meminta pemerintah untuk melakukan evaluasi Penyertaan Modal Negara (PMN) agar manfaatnya sepadan dengan biaya atau cost of fund.

“Ini penting dimana adanya evaluasi pada PMN agar manfaatnya membuahkan hasil dan diharapkan disertai oleh sanksi bagi yang tidak melaksanakan evaluasi PMN,” ungkap Mekeng.

Selanjutnya pada poin terakhir, dirinya meminta kepada pemerintah untuk mendukung pengembangan pasar keuangan guna memenuhi pembiayaan pada tingkat biaya dan risiko yang optimal. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

8 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

13 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

13 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

14 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

14 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

14 hours ago