Proyek Migas; ICP menurun. (Foto: Istimewa).
Volume ICP menurun, DPR menilai tidak perlu ada subsidi. Apriyani Kurniasih.
Jakarta–Sejumlah anggota Komisi VII DPR meminta pemerintah untuk mengkaji kembali besaran volume BBM subsidi. Pasalnya, volume BBM Subsidi sangat tergantung dengan kondisi Indonesian Crude Price (ICP) dan kondisi Rupiah terhadap dollar.
“Volume ini sangat tergantung berapa ICP dan kondisi rupiah saat ini. Soal subsidi, kita perlu mengkaji lagi” terang Anggota Komisi VII DPR, Ramson Siagian saat Raker dengan Menteri ESDM Sudirman Said, di Jakarta.
Menurut Ramson, apabila ada kenaikan crude oil nanti dipersiapkan ruang untuk subsidi.
“Sekarang ICP diasumsi turun, jadi tidak perlu subsidi,” terangnya
Jakarta - LRT Jabodebek akan tetap melayani masyarakat selama libur Idul Fitri 2025. Untuk mendukung… Read More
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan 24-27 Maret 2025 mengalami penguatan sebesar… Read More
Jakarta – Bank Mega Syariah memastikan kesiapan layanan untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah selama periode… Read More
Jakarta - Jelang libur panjang Nyepi dan Lebaran 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada… Read More
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tingginya animo masyarakat dalam menggunakan layanan kereta… Read More
Jakarta - Center of Economic and Law Studies (CELIOS) memperkirakan perputaran uang selama Ramadan dan… Read More