Proyek Migas; ICP menurun. (Foto: Istimewa).
Volume ICP menurun, DPR menilai tidak perlu ada subsidi. Apriyani Kurniasih.
Jakarta–Sejumlah anggota Komisi VII DPR meminta pemerintah untuk mengkaji kembali besaran volume BBM subsidi. Pasalnya, volume BBM Subsidi sangat tergantung dengan kondisi Indonesian Crude Price (ICP) dan kondisi Rupiah terhadap dollar.
“Volume ini sangat tergantung berapa ICP dan kondisi rupiah saat ini. Soal subsidi, kita perlu mengkaji lagi” terang Anggota Komisi VII DPR, Ramson Siagian saat Raker dengan Menteri ESDM Sudirman Said, di Jakarta.
Menurut Ramson, apabila ada kenaikan crude oil nanti dipersiapkan ruang untuk subsidi.
“Sekarang ICP diasumsi turun, jadi tidak perlu subsidi,” terangnya
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More