Moneter dan Fiskal

DPR Berikan Tiga Tugas Rumah Destry Damayanti

Jakarta – Destry Damayanti secara aklamasi telah ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) oleh Komisi XI DPR RI. Dengan begitu, beberapa tugas penting sudah menanti Destry dalam menjalankan tugasnya sebagai orang nomor dua di BI.

Ketua Komisi XI DPR Melchias Marcus Mekeng menyebut, terdapat tiga poin harapan DPR yang menjadi tugas rumah Destry salah satunya ialah pendalaman pasar keuangan guna menambah sumber pendapatan negara.

“Kita harapkan kedepan Pertumbuhan Ekonomi kita tidak bisa mengandalkan dari dalam negeri saja atau APBN. Kita inginkan investasi luar ngeri dan BI memiliki peran yang besar dengan memperdalam produk keuangan,” kata Mekeng di Kompleks DPR Jakarta, Kamis 11 Juli 2019.

Harapan kedua Mekeng menambahkan, pihaknya ingin Destry menjadi jembatan antara regulator dan pasar khususnya perbankan. Dengan begitu, seluruh aspirasi pasar dapat diserap oleh regulator.

“Kedua kami berharap Bu Destry tidak menjaga jarak dengan pasar, dia bisa lakukan komunikasi yang baik dengan perbankan supaya dia bisa menyerap aspirasi dari perbankan,” ucap Mekeng.

Serta terakhir, pihaknya ingin Bank Indonesia kedepan lebih cepat untuk mengantisipasi gejolak ekonomi global salahsatunya untuk merespon kebijakan suku bunga acuan terhadap kondisi perekonomian Indonesia.

Sebelum ditetapkan sebagai DGS-BI, nama Destry Damayanti juga pernah menduduki jabatan strategis di industri keuangan salahsatunya sebagai anggota dewan komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Lulusan Master of Science dari Cornell University tersebut juga pernah mendudukui jabatan mulai dari Kepala Ekonom Bank Mandiri, Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas, Direktur Eksekutif Mandiri Institute, hingga Ketua Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

3 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

4 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

5 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

9 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

17 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

18 hours ago