Nasional

DPR Apresiasi Menperin Selesaikan Regulasi Investasi Apple

Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Ilham Permana mengapresiasi langkah cepat Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam menyelesaikan komitmen investasi Apple di Indonesia. 

Menurutnya, pelunasan utang investasi Apple sebesar USD10 juta atau sekitar Rp163,6 miliar menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam menegakkan regulasi dan memastikan kepatuhan investor asing terhadap aturan main di Indonesia.

“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah, melalui Kementerian Perindustrian, mampu menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan regulasi secara optimal. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menperin atas kepemimpinan dan ketegasannya dalam memastikan kepatuhan investasi asing terhadap peraturan yang berlaku,” katanya, dalam siaran tertulis, Jumat (21/12).

Baca juga : Kapan IPhone 16 Bisa Dijual di RI? Ini Jawaban Menko Airlangga

Diketahui, Apple sendiri memiliki kewajiban investasi untuk memperoleh sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 29 Tahun 2017. 

Namun, hingga periode 2020-2023, Apple masih memiliki sisa investasi yang belum direalisasikan. Kementerian Perindustrian telah bertindak dengan memberikan sanksi penambahan modal investasi baru dalam skema periode 2024-2026, sebagai langkah persuasif untuk memastikan kepatuhan perusahaan tersebut.

Ilham menekankan pentingnya penegakan regulasi industri sebagai instrumen utama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkeadilan.

Baca juga : Senasib dengan iPhone 16, Ini Alasan Google Pixel Dilarang Dijual di Indonesia

“Kita harus memastikan bahwa Indonesia bukan sekadar pasar bagi produk asing, tetapi juga mendapatkan manfaat nyata dari investasi yang masuk, baik dalam bentuk transfer teknologi, penciptaan lapangan kerja, maupun penguatan industri nasional,” tegas Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Lebih lanjut, dirinya juga menyampaikan optimismenya bahwa Kementerian Perindustrian akan terus menjadi tulang punggung dalam mewujudkan visi besar Astacita dan Indonesia Emas 2045. 

Dengan regulasi yang semakin ketat dan transparan, ia berharap Indonesia semakin menarik bagi investasi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Kita harus menjadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk memperkuat daya saing industri nasional. Dengan kebijakan yang proaktif dan tegas, saya yakin Indonesia dapat menjadi pusat inovasi dan manufaktur yang lebih mandiri di masa depan,” pungkasnya.

Diketahui, utang investasi Apple sebesar USD10 juta atau sekitar Rp163,6 miliar ke pemerintah Indonesia akhirnya lunas. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. 

Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) itu memiliki utang terkait sisa realisasi investasi untuk mendapatkan sertifikat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) periode 2020-2023. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

5 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

9 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

9 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

10 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

11 hours ago