Snapshot

DPR Apresiasi BTN Pantau Pemanfaatan Rumah KPR Sejahtera dan SSB

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Maryono (kiri) berbincang dengan Wakil Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat RI Marwan Cik Asan sebelum dimulainya Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (26/6). Pada RDP tersebut, Bank BTN mendapat apresiasi dari anggota Dewan karena telah menyelesaikan sejumlah temuan Badan Pemeriksa Keuangan mengenai kinerja atas pengelolaan KPR Sejahtera dan SSB/SSA tahun 2017. Salah satu yang telah ditindaklanjuti adalah pembentukan tim monitoring pemanfaatan KPR Sejahtera FLPP dan Subsidi Selisih Bunga. Tim tersebut akan melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap rumah yang dibeli dengan mengggunakan KPR FLPP dan SSB. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Prabowo Kumpulkan Tokoh dan Ormas Islam di Istana, Mensesneg Buka Suara

Poin Penting Presiden Prabowo bertemu tokoh dan ormas Islam di Istana untuk berdiskusi dan menampung… Read More

8 mins ago

Purbaya soal Ancaman Turun Peringkat MSCI: Pemerintah Ambil Langkah Tepat

Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More

28 mins ago

IHSG Ditutup Melonjak 2,52 Persen ke Level 8.122, BUMI Jadi Saham Teraktif

Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More

51 mins ago

Bank KBMI 2 di Jalan Terjal, tapi Masih Bertahan

Jakarta - Jalan terjal yang dilalui bank-bank KBMI 2 belakangan ini kelihatannya terasa makin berat.… Read More

1 hour ago

Skandal Emas Digital China Meledak, Investor Gagal Tarik Dana dan Emas Fisik

Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More

1 hour ago

Gila! Tambang Emas Ilegal Putar Dana Rp992 Triliun, DPR: Jejaringnya Hidup dan Berkembang

Poin Penting Perputaran tambang emas ilegal melonjak hingga Rp992 triliun, menunjukkan praktik ilegal semakin masif… Read More

2 hours ago