Keuangan

DPLK Pertalife Luncurkan Virtual Account dan Kartu Digital, Ini Manfaatnya

Jakarta – Bertepatan dengan perayaan hari jadinya yang ke-31 tahun, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) PertaLife meluncurkan Virtual Account dan New Design Kartu Kepesertaan.

Direktur Utama PertaLife Insurance, Hanindio W. Hadi mengatakan, peluncuran Virtual Account tersebut memberikan kemudahan bagi para peserta untuk melakukan transaksi pembayaran iuran DPLK.

“Melalui layanan Virtual Account ini nantinya penerimaan iuran dari peserta DPLK PertaLife dapat langsung teridentifikasi dan memaksimalkan proses iuran,” ujarnya di Jakarta, Kamis (19/9).

Baca juga: Fokus Transformasi, Laba Bersih PertaLife Insurance Naik 32,61 Persen Jadi Segini

Sedangkan, New Design Kartu Kepesertaan nantinya akan menampilkan data personalisasi peserta dan menjadi bukti kepesertaan dalam program DPLK Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP).

“Peserta dapat mengetahui no kepesertaan, tanggal mulai kepesertaan, dan tanggal pensiun,” jelas Hanindio.

New Design kartu kepesertaan tersebut bertemakan The Inspiring of Color Generation yang memberikan makna bahwa kehidupan generasi saat ini yang penuh warna namun tetap harus mempersiapkan perencanaan dana pensiun.

Selain meluncurkan Virtual Account dan New Design Kartu Kepesertaan, DPLK Pertalife juga menggelar kegiatan seminar bertemakan SENJA CERIA (Seminar Imbalan Kerja, Cerita Indah Dihari Tua).

Baca juga: Soal Dana Pensiun Tak Bisa Dicairkan 10 Tahun, Begini Penjelasan OJK

Kegiatan seminar ini sebagai sharing terkait pentingnya pendanaan imbalan pascakerja bagi perusahaan yang menjadi client DPLK PertaLife.

Adapun, DPLK PertaLife tercatat memiliki sebanyak 82.520 peserta dengan rincian sebanyak 31.418 peserta pada Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) dan sebanyak 51.102 peserta pada Program Dana Kompensasi Pascakerja (DKP). (*) Alfi Salima Puteri

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

BTN Beberkan Tiga Pilar Transformasi Layanan, Apa Saja?

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More

3 hours ago

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

8 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

12 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

12 hours ago

Rosan Dapat Pesan Khusus Prabowo soal Pengembangan Ekonomi Syariah

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More

12 hours ago

Klaim Asuransi Kesehatan Naik 9,1 Persen Jadi Rp26,74 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More

12 hours ago