Keuangan

DPLK Avrist Targetkan Nasabah Tumbuh 15 Persen di 2026

Poin Penting

  • DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29 ribu peserta per Desember 2025.
  • Segmen sukarela dan pekerja informal jadi fokus utama, dengan kontribusi diharapkan naik dari di bawah 10% menjadi sekitar 20%.
  • Aplikasi SiPURNA dan edukasi lewat asosiasi menjadi strategi untuk menjangkau Gen Z dan mempercepat perluasan kepesertaan.

Jakarta – Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Avrist menargetkan pertumbuhan jumlah nasabah sebesar 15 persen hingga akhir 2026. Hingga Desember 2025, total nasabah DPLK Avrist tercatat lebih dari 29 ribu.

Ketua Pengurus DPLK Avrist, Firmansyah, mengatakan pertumbuhan tahun ini akan didorong lebih agresif dari segmen sukarela atau pekerja informal. Pasalnya, kontribusi segmen tersebut masih relatif kecil.

“Jadi pertumbuhan kita kurang lebih kalau di ke depan sih memang di 15 persenan tetapi untuk informal menyumbang kalau kemarin itu sangat kecil sekali masih di bawah 10 persenan kita berharap bisa sampai dengan 20 persen,” kata Firmansyah kepada media di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.

Baca juga: DPLK Avrist Catat Aset Kelolaan Rp1,32 Triliun hingga Desember 2025

Secara rinci, jumlah nasabah DPLK Avrist mencapai 29.253 orang. Mayoritas berasal dari segmen peserta wajib, sekitar 23 ribu nasabah, yang mencakup PNS, TNI/Polri, serta peserta di bawah BPJS Ketenagakerjaan.

Bidik Gen Z Lewat Aplikasi SiPURNA

Firmansyah menilai peluang pertumbuhan industri DPLK masih terbuka luas, terutama dari generasi Z yang semakin sadar akan pentingnya kebebasan finansial (financial freedom).

Potensi tersebut akan dioptimalkan melalui aplikasi SiPURNA, yang memudahkan pendaftaran dana pensiun secara digital sekaligus membantu perencanaan keuangan jangka panjang.

“Artinya akan bisa lebih mudah paling gak mereka juga bisa melihat menyiapkan karena kita juga menyiapkan tadi simulasi pensiun di program kemudian risk profile mereka dalam memilih nanti investasi gitu,” imbuhnya.

Baca juga: Avrist Gandeng Bank Muamalat Luncurkan Reksa Dana Syariah

Adapun, Firmansyah menambahkan, edukasi mengenai pentingnya dana pensiun akan dipercepat melalui kerja sama dengan berbagai asosiasi. Sementara itu, pendekatan ke segmen ritel dinilai membutuhkan waktu lebih panjang.

“Jalurnya tercepat yang tercepat dengan asosiasi-asosiasi. Karena kalau yang retail mungkin waktunya akan lebih panjang dan kita terus akan coba berinovasi bagaimana men-speed up ini melalui apa nah nanti kita komunikasi juga dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ujar Firmansyah. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Trump Sesumbar Hancurkan Iran dalam Semalam: Mungkin Selasa Malam

Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More

17 mins ago

Wacana Potong Gaji Menteri, Purbaya: Mungkin 25 Persen

Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More

30 mins ago

Ditopang Manufaktur, Laba BELL Naik 9 Persen jadi Rp12,57 Miliar di 2025

Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More

33 mins ago

Bank Aladin Syariah Cetak Rapor Biru di 2025, Laba Melonjak 304 Persen jadi Rp150,71 Miliar

Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More

43 mins ago

Harga Plastik Naik, Anggota DPR Desak Pemerintah Lindungi UMKM

Poin Penting: Anggota DPR mendesak pemerintah segera intervensi pasar menyusul harga plastik naik yang membebani… Read More

48 mins ago

BGN Sebut 21.801 Motor untuk SPPG Belum Dibagikan, Ini Alasannya

Poin Penting: BGN telah merealisasikan pengadaan 21.801 motor untuk kepala SPPG, namun belum didistribusikan. Seluruh… Read More

1 hour ago