Perbankan

DPK Perbankan 2024 Diramal Bakal Menguat, Ini Pendorongnya

Jakarta – Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede memperkirakan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada 2024 akan sedikit menguat di level 5,87 persen.

Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan DPK pada November 2023 sebesar 3,04 persen, melemah dibandingkan dengan buan sebelumnya 3,43 persen.

Josua menyebut, pertumbuhan DPK akan membaik di tengah adanya potensi inflow akibat meningkatnya sentimen risk-on, terutama pada semester kedua 2024.

Baca juga: Meski DPK Melambat, Bos OJK Bilang Likuiditas Perbankan Tetap Terjaga

“Belanja konsumsi pemerintah yang naik akibat tahun Pemilu juga dapat meningkatkan DPK karena akan menurunkan dana rekening pemerintah di BI,” ujar Josua saat dihubungi Infobanknews, Rabu 27 Desember 2023.

Dia juga memperkirakan pertumbuhan kredit di 2024 akan mencapai 8,69 persen, yang akan cenderung mengikuti pertumbuhan ekonomi.

“Di mana kami melihat pertumbuhan ekonomi akan cenderung tetap di kisaran 5 persen, ditopang oleh permintaan dalam negeri yang tetap solid,” katanya.

Selain itu, pertumbuhan konsumsi swasta dapat terjaga ditopang inflasi yang terkontrol dan berlanjutnya program BLT dan bansos dari pemerintah.

Baca juga: DPK Perbankan Tumbuh Melambat, OJK Tegaskan Hal Ini

Sementara, pertumbuhan konsumsi pemerintah akan terjaga di tengah tahun politik terutama untuk belanja terkait pelaksanaan Pemilu 2024. Pembentukan Modal Tetap Bruto juga akan ditopang oleh berlanjutnya PSN dan pembangunan IKN.

“Sejalan dengan pertumbuhan kredit yang berpotensi membaik maka deposit creation process juga dapat terakselerasi. Membaiknya kondisi kredit dan DPK pada 2024 juga akan ditopang oleh ruang pemotongan suku bunga acuan BI, dan likuiditas yang tetap ample di tengah berlanjutnya kebijakan makroprudensial longgar BI sampai dengan akhir 2024,” ungkap Josua. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

4 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

5 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

6 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

7 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

7 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

8 hours ago