Perbankan

DPK Krom Bank Tembus Rp6,30 Triliun di Agustus 2025, Melesat 214 Persen

Poin Penting

  • DPK Krom Bank tumbuh pesat mencapai Rp6,30 triliun per Agustus 2025, melesat 214 persen yoy
  • Pertumbuhan DPK ditopang pertumbuhan giro (235 persen), tabungan (395 persen), dan deposito (187 persen).
  • Strategi bisnis Krom Bank fokus pada akuisisi nasabah, kolaborasi mitra strategis, diversifikasi produk digital, serta memperkuat inovasi layanan berbasis aplikasi mobile

Jakarta – Krom Bank mencatatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang agresif. Per Agustus 2025, DPK Krom Bank mencapai Rp6,30 triliun atau melesat 214 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp2 triliun.

Melesatnya DPK Krom Bank tersebut ditopang pertumbuhan giro, tabungan, dan deposito yang masing-masing tumbuh 235 persen, 395 persen, dan 187 persen.

Anton Hermawan, Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk mengatakan tabungan dan deposito Krom Bank memberikan kontribusi tertinggi sebesar Rp6,28 triliun per Agustus 2025.

“Pertumbuhan ini sejalan juga dengan minat dan kebutuhan masyarakat yang mengutamakan kecepatan layanan, fleksibel dan keamanan,” jelas Anton dikutip 17 September 2025.

Menurut Anton, minat masyarakat terhadap investasi cenderung masing tinggi. Ini sejalan dengan data DPK secara industri yang tumbuh 6,96 persen secara tahunan menurut Bank Indonesia (BI).

Usai BI memangkas suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 5 persen, bunga deposito bank digital masih menjadi incaran masyarakat. Instrumen giro, tabungan dan deposito menjadi pilihan investasi yang sangat digemari.

Baca juga: Krom Bank Bukukan Laba Rp73,19 Miliar di Juni 2025, Tumbuh 12,36 Persen

Strategi Krom Bank Genjot DPK

Untuk menggenjot DPK, Krom Bank menawarkan suku bunga yang kompetitif, terdapat sejumlah keunggulan lain yang menjadikan deposito Krom Bank sebagai pilihan relevan bagi nasabah dalam kondisi ekonomi saat ini.

Misalnya deposito Krom Max dan Krom Flex yang menawarkan suku bunga cukup tinggi. Krom Flex menawarkan bunga 6,5–7,75 persen per tahun. Sedangkan Krom Max menawarkan bunga hingga 8,25 persen per tahun.

Di Krom Bank, tenor dapat dipilih dari 14 hari hingga 1 tahun dengan setoran awal minimal Rp100.000, serta fasilitas pencairan awal tanpa penalti, sehingga tak perlu khawatir apabila membutuhkan dana darurat.

Baca juga: BI: DPK Meningkat, Pertumbuhan Kredit Juni 2025 Melambat

Akses dan pengelolaan seluruh proses pembukaan hingga pencairan deposito dapat dilakukan melalui aplikasi mobile banking, tanpa perlu mengunjungi kantor cabang.

Anton menjelaskan, strategi bisnis Krom Bank secara garis besar masih terus berupaya meningkatkan akuisisi nasabah, menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, melakukan diversifikasi produk digital, menghadirkan inovasi progresif, dan memperkuat konektivitas digital.

“Kami optimis dapat menutup tahun ini dengan kinerja yang baik dan memberikan dampak positif bagi nasabah dan masyarakat,” tutup Anton. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Digadang Jadi Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik Respons Begini

Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More

8 mins ago

Respons Cepat OJK Redam Kekhawatiran Pasar Pascapergantian Pimpinan

Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More

2 hours ago

OJK Beberkan 8 Aksi Percepatan Reformasi Pasar Modal RI, Apa Saja?

Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More

3 hours ago

PWI Pusat Bakal Terima Hadiah Patung Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko dari Blora

Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More

5 hours ago

DPR Pastikan Pengganti Pimpinan OJK-BEI Bebas Afiliasi Danantara dan BUMN

Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More

6 hours ago

Kredit Macet, Bisnis Gagal atau Niat Jahat? OJK Harus Berada di Depan Bank

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More

17 hours ago