Jakarta – Ketua Umum Perbarindo Pusat, Joko Suyanto, melantik Pengurus Perbarindo Jawa Timur Periode 2019-2023.
Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung 19-20 September 2019 di Surabaya itu memilih, Ketua Suyanto, Afandi Nugroho, Sekelretaris1, Rachmad Riyantara, Sekretaris II, Suci Hartanti, Bendahara I dan Musti Hariadih Bendahara II.
Selain itu, Joko Suyanto juga melantik Ketua Bidang: Suryadin Ahmad, Ketua Bidang Hukum dan Peraturan, Eddy Suyono, Ketua Bidang Dana dan Usaha, Dingot Sinaga, Ketua Bidang Kelelbagaan dan Organisasi, Luluk Indriyani, Ketua Bidang Litbang dan Pendiidkan dan Ratna Widyanti ketua bidang Humas.
Munas yang berlangsung dua hari ini juga menghadirkan Seminar Nasional dengan Tema “Tantangan BPR dan BPRS dalam Dinamika Regulasi yang Semakin Ketat di Era Revolusi Industri 4.0 sebagai Upaya Peningkatan Layanan Terhadap UMKM” dengan menghadirkan Sutarduga Napitupulu, perwakilan OJK, Ryan Kiryanto, Chief Ekonomist BNI dan Joko Suyanto.
Ketiga pembicara tersebut sepakat bahwa BPR harus menyesuaikan perubahan yang terjadi, sehingga BPR perlu melakukan banyak kolaborasi dengan institutusi lain, terutama dengan memperbaiki SDM dan Teknologi Informasi dan perubahan terhadap bisnis model yang cocok bagi ekonomi yang sedang berubah.
”Jadilah BPR yang memahami lingkungan sekitar dengan nasabah yang ada di lingkungannya. Itulah keunggulan BPR,” kata Sotarduga Napitupulu dari OJK Jawa Timur.(*)
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More