Info Anda

D’Paragon Resmikan Gedung Baru di Jakarta

Jakarta — Investasi dan geliat perekonomian di Indonesia, terutama pada sektor properti saat ini telah mulai bangkit. Setelah sukses dengan Program Nginep dan Ngekos Gratis selama pamdemi Covid-19, salah satu pionir bisnis Kost Eksklusif D’Paragon, kini membangun jaringan gedung barunya di ibukota Jakarta dengan dilakukan Grand Opening D’Paragon Gajahmada

Royal D’Paragon Land lagi-lagi membuat gebrakan bisnis di tengah Pandemi Covid 19 dengan membuka kembali gedung baru mereka, pada Senin, 15 Maret 2021. Gedung D’Paragon Gajahmada yang terletak di Jalan Kejayaan No.24 Jakarta Barat ini dibangun 5 lantai yang terdiri dari 40 kamar. 

Dalam sambutannya di acara Grand Opening Gedung D’Paragon Gajahmada, Syarif Hidayat selaku CEO Royal D’Paragon Land, menggarisbawahi bahwa investasi dan bisnis kos ekslusif D’Paragon terus berkembang, karena permintaan konsumen juga dinamis. Sementara ceruk pasar D’Paragon Gajahmada, mengingat Jakarta adalah pusat bisnis dan pemerintahan, diharapkan datang dari professional, perjalanan bisnis dan wisata. 

Syarif Hidayat menambahkan, bahwa membangun investasi sejatinya menumbuhkan kepercayaan publik. Orang akan melihat dari berbagai sudut pandang, bagaimana D’Paragon kosisten diukur dari aspek produk, program-program, kualitas SDM, fasilitas hingga aspek manajemen. 

Menurutnya program-program yang dijalankan D’Paragon selama masa pandemi ternyata bisa memberi kepuasan bagi pelanggan, dan akan terus dilanjutkan dengan dibukanya gedung baru D’Paragon Gajahmada.  

“Kami tetap bertahan dan tidak kehilangan pelanggan, saat  pandemi melanda kita berbagi dengan program nginep dan ngekost gratis bersama Djuragan Voucher dan kini kita hadirkan kembali satu gedung D’Paragon Gajahmada di Jakarta Barat,” jelas Syarif Hidayat.

Pada masa pandemi, ia menegaskan bahwa bisnis yang tetap peduli dengan kondisi sosial, yang tidak kehilangan arah strategi, termasuk nilai-nilai bisnisnya, sejatinya menjadi penopang D’Paragon tetap eksis. 

“Meski pandemi D’Paragon terus ekspansi dan berharap dapat terus berbagi kepada masyarakat Indonesia, karena D’PARAGON selalu mengedepankan pagar mangkok bukan pagar tembok sehingga D’PARAGON selalu terbuka untuk menerima masukan dari masyarakat dan berbagi manfaat bersama masyarakat,” ujarnya. 

Optimisme kian menguat dalam bisnis properti terlebih proses vaksinasi di Indonesia terus dilakukan tahap demi tahap, yang memberikan sentimen positif bagi investasi dan bisnis properti tanah air. Karenanya, ke depan nanti, saat masyarakat yang telah beradaptasi, Syariah yakin dengan sendirinya akan menggerakkan roda perekonomian terus berjalan dan tumbuh kembali. 

Pemerintah hingga kini terus mengantisipasi penularan Covid-19, dengan menguatkan kesehatan masyarakat melalui kebijakan-kebijakan yang selaras penerapan protokol kesehatan, melengkapi fasilitas kesehatan hingga berbagai kebijakan ekonomi yang selaras dengan kondisi Pandemi Covid-19 

“Saya berpikir jika perkembangan perekonomian, termasuk sektor properti, industri kreatif dan wisata akan ikut membaik setelah setahun kita bergulat dengan covid-19,”pungkas Syarif. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Berbagi Berkah Ramadan Bersama Asuransi Jasindo

Kegiatan ini sebagai wujud komitmen Asuransi Jasindo mendukung agenda pembangunan sekaligus sejalan dengan visi Asta… Read More

37 mins ago

Kelola 141 Ton Emas, Pegadaian Beberkan Strategi Pengembangan Bisnis Bullion

Poin Penting Pegadaian kelola emas fisik 141 ton dari deposito, modal kerja, bulion trading, dan… Read More

11 hours ago

Realisasi Penyaluran PKE LPEI 2025 Capai Rp13,5 Triliun, Melesat 85 Persen

Poin Penting Penyaluran Penugasan Khusus Ekspor (PKE) LPEI mencapai Rp13,5 triliun sepanjang 2025, naik 85… Read More

14 hours ago

Tak Perlu Khawatir, Bos Pegadaian Jamin Stok Emas Fisik Aman!

Poin Penting Tabungan emas Pegadaian dijamin 1 banding 1 dengan emas fisik yang tersimpan di… Read More

15 hours ago

Defisit APBN Februari 2026 Tembus Rp135,7 Triliun

Poin Penting APBN Februari 2026 defisit Rp135,7 triliun atau setara 0,53 persen dari PDB, dengan… Read More

1 day ago