Categories: News UpdatePerbankan

Dorong Wisatawan, BSM Resmikan Masjid Merapi

Yogyakarta – Bank Syariah Mandiri (BSM) dan Laznas BSM Umat meresmikan Masjid Al Amin Syariah Mandiri di kaki gunung Merapi. Masjid hasil renovasi dari bangunan masjid lama ini berada di wilayah Kinahrejo, yang pada saat erupsi Merapi 2010 masih berdiri. Lokasi masjid merupakan salah satu titik kunjungan wisatawan ke Merapi.

Hadir dalam acara peresmian Direktur Mandiri Risk Management and Compliance Putu Rahwidhiyasa, Direktur Distribution and Services Edwin Dwidjajanto serta Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi, puteri pertama Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dan masyarakat sekitar.

Direktur Risk and Compliance Bank Syariah Mandiri, Putu Rahwidhiyasa menyampaikan, kehadiran masjid di salah satu titik kunjungan wisatawan di Merapi ini untuk memfasilitasi kebutuhan ibadah shalat bagi wisatawan. Selain berwisata, umat Islam yang ingin menunaikan shalat wajib bisa melakukan di masjid ini.

“Sebagai bank syariah kami ingin mendukung wisata dalam negeri. Ini sumbangsih kami menghadirkan tempat ibadah yang representatif bersih dan nyaman dengan tetap mendukung kearifan dan budaya setempat,” ujar Putu dalam siaran persnya, di Jakarta, Minggu, 26 November 2017.

Kawasan Gunung Merapi menjadi salah satu destinasi wisata utama di kawasan DI Yogyakarta. Adanya konsep budaya-spiritual tersebut menjadikan Merapi, khususnya Kinahrejo dengan Petilasan Mbah Maridjan menjadi destinasi wisata utama karena memiliki beberapa hal antara lain wisata Lava Tour dan keberadaan Joglo Merapi yang didirikan Keraton Ngayogyakarta.

Adapun jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kinahrejo diperkirakan mencapai 3000-4000 orang per bulan pada hari biasa dan musim liburan sekitar 10.000-15.000 orang per bulan.

Distribution and Services Director sekaligus Direktur Supervisi  Region Office (RO) IV yang membawahi Yogyakara Mandiri Syariah, Edwin Dwidjajanto menambahkan, tahun ini Mandiri Syariah tengah menjalankan program BSM Mengalirkan Berkah, dengan mengajak seluruh stakeholders termasuk nasabah untuk menciptakan nilai tambah dalam bisnis, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat yang membutuhkan. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Jahja Setiaatmadja Borong 67.000 Saham BBCA, Rogoh Kocek Segini

Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More

22 mins ago

Milad 5, BSI Gaungkan Langkah EMAS Generasi EMAS

Kampanye sekaligus sebagai sosialisasi positioning BSI sebagai bank emas pertama di Indonesia dan mengajak masyarakat… Read More

2 hours ago

Pengguna Jago Terhubung Bibit-Stockbit Tembus 3 Juta, Investasi Naik 80 Persen

Poin Penting Pengguna Aplikasi Jago terhubung Bibit-Stockbit tembus 3 juta per Januari 2026, tumbuh 38%… Read More

10 hours ago

OJK Tekankan Transparansi dalam Reformasi Pasar Modal RI

Poin Penting OJK percepat reformasi pasar modal melalui delapan rencana aksi untuk memperkuat likuiditas, transparansi,… Read More

12 hours ago

Sibuk Kerja dan Kejar Deadline?

Poin Penting Asuransi kesehatan penting di tengah gaya hidup sibuk dan biaya medis yang terus… Read More

12 hours ago

IHSG Masih Tertekan, OJK Minta Investor Pasar Modal Tetap Tenang

Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More

13 hours ago