Perbankan

Dorong UMKM Naik Kelas, BNI Salurkan Kredit UMKM Hingga Rp118 Triliun

Jakarta – Dalam upayanya mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat pertumbuhan penyaluran kredit UMKM yang mencapai 18,9% secara yoy dengan total Rp118 triliun per semester I-2023

Dalam pencapaian tersebut, BNI berhasil menjaga rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) pada segmen UMKM di bawah 3%, dimana keberhasilan tersebut didorong oleh akuisisi debitur baru, peningkatan pembiayaan, serta manajemen remedial dan recovery yang efektif.

“Kami bersyukur pertumbuhan kredit UMKM ini cukup progresif. Hal ini terjadi berkat kondisi ekonomi yang semakin membaik, serta upaya Kementerian BUMN untuk mendorong BNI melakukan transformasi dan mengedepankan prinsip perbankan yang prudent,” ucap Sekretaris Perusahaan BNI, Okki Rushartomo, dikutip 20 Juli 2023.

Baca juga: Tangkap DHE Dalam Negeri, BNI Siapkan Sistem dan Program Optimalisasi

Okki juga menegaskan bahwa BNI akan terus memperkuat strategi value chain, menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, serta pembangunan ekosistem digital guna mendorong penyaluran pembiayaan kepada UMKM.

“Kami berupaya agar pembiayaan yang kami berikan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendorong UMKM untuk naik kelas dan lompat lebih tinggi menembus pasar internasional,” imbuhnya.

Selain itu, BNI juga menempatkan prioritas pada pemenuhan target Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) sebesar 30% pada tahun 2024. “Kami proaktif mendukung program Bank Indonesia dengan upaya pemenuhan target ini,” ujar Okki.

Adapun, upaya tersebut menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional, melalui akselerasi penyaluran kredit UMKM atau juga pembiayaan inklusif. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

42 mins ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

2 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

3 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

4 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

4 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

4 hours ago