Dorong UMKM Go Public, HIPKA Gandeng BEI

Jakarta – Untuk terus mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam mendapatkan akses permodalan melalui pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) melakukan penandatanganan kerja sama pada hari ini (17/3).

Oleh karena itu, penandatanganan tersebut bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi pasar modal kepada UMKM yang dinilai mampu mendukung pemerintah dalam menjaga momentum pemulihan ekonomi Indonesia.

Bendahara Umum Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA), Mohammad Rafil Perdana, mengatakan, event HIPKA menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan BEI, bertujuan memberi pendampingan mengenai go public, sekaligus penerbitan instrumen pendanaan pasar modal lainnya, untuk perusahaan UMKM.

“HIPKA mencoba untuk mengambil peran penting dengan memberikan mentoring terhadap perusahaan, UMKM, melalui beberapa tahapan, salah satunya adalah melalui sekolah pasar modal, yang bertujuan untuk membekali para pelaku UMKM dengan menata manajemen tata kelola bisnisnya,” ucap Rafil dalam keterangan resmi di Jakarta, 17 Maret 2023.

Bentuk dukungan tersebut dipicu oleh tingginya antusiasme perusahaan untuk dapat melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), dimana hingga Februari 2023 telah terdapat lebih dari 30 perusahaan berada di pipeline yang menuju proses IPO.

Selain itu, IPO juga dapat menjadi alternatif pendanaan yang sehat bagi kelompok perusahaan rintisan atau UMKM, agar akselerasi usahanya lebih berkembang melalui infrastruktur yang mendukung.

Adapun, HIPKA menggagas salah satu program bagi para anggotanya menuju IPO melalui peningkatan literasi keuangan lewat sekolah pasar modal yang akan memetakan potensi para anggotanya, agar terlibat dalam ekosistem sebagai perusahaan tercatat.

Tidak hanya itu, dari program edukasi tersebut juga akan ditentukan skala usaha dan jumlah partisipan para anggota HIPKA yang ingin terlibat dalam investasi pasar modal, dimana rencananya program ini akan dimulai pada bulan Mei hingga September 2023. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Perluas Klasifikasi Investor Jadi 27 Jenis, Ini Rinciannya

Poin Penting OJK memperluas klasifikasi investor pasar modal dari 9 menjadi 27 jenis untuk meningkatkan… Read More

8 mins ago

Bukan Gaji, Ini 5 Faktor yang Bikin Pekerja Indonesia Paling Bahagia se-Asia Pasifik

Poin Penting Indonesia jadi negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, dengan 82 persen… Read More

41 mins ago

Gozco Capital Agresif Tambah Saham BBYB, Kepemilikan Jadi 10,53 Persen

Poin Penting PT Gozco Capital membeli 164 juta saham Bank Neo Commerce senilai Rp59,7 miliar,… Read More

1 hour ago

Bumi Serpong Damai (BSDE) Catat Prapenjualan Rp10,04 Triliun, Lampaui Target 2025

Poin Penting BSDE membukukan prapenjualan Rp10,04 triliun pada 2025, tumbuh 3 persen yoy dan melampaui… Read More

2 hours ago

Leadership is All About Getting Result

Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More

3 hours ago

IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah ke Level 8.122

Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More

4 hours ago