BRI; Besar di UMKM. (Foto: Budi Urtadi)
Bukittinggi – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menargetkan akan memberikan pendidikan dan pelatihan kepada 1000 badan usaha milik desa (BUMDes) baru yang akan dibina pada tahun ini. Hal ini bertujuan untuk mendorong produksi unggulan daerah.
Corporate Secretary Bank BRI Hari Siaga Amijarso mengatakan, perseroan akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada semua pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia baik yang telah tergabung dalam BUMDes maupun yang belum.
“Hal ini sebagai salah satu tanggung jawab Bank BRI untuk terus membangun bisnis UMKM yang berkelanjutan di Indonesia,” ujar Hari seperti dikutip dari keterangannya, Senin, 15 Mei 2017.
Dia mengungkapkan, bahwa BRI telah bekerja sama dengan lebih dari 4.050 BUMDes di seluruh Indonesia, di antaranya sekitar 755 BUMDes telah menjadi Agen BRILink yang telah berkomitmen memberikan dukungan pengembangan ekonomi desa melalui BUMDes.
“Salah satunya dengan memberikan literasi keuangan dan kegiatan pendidikan/pelatihan kepada BUMDes binaan BRI,” ucapnya.
Sejauh ini, BRI terus menggalakkan promosi produk unggulan daerah, salah satu upaya tersebut adalah dengan menggelar berbagai event nasional dan mengirimkan para nasabah sekaligus pengusaha UMKM dari berbagai sektor usaha untuk memperkenalkan dan menjual produk-produk UMKM unggulan daerah.
Dalam kegiatan Expo BUMNDes Nusantara yang digelar oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, Bank BRI mengikutsertakan 3 BUMNDes binaan dari daerah Jawa Tengah untuk ikut mempromosikan produk unggulannya serta menjual secara langsung produk-produk tersebut.
Dengan menghadirkan Perwakilan BUMDes Binaan Bank BRI, yakni BUMDes Binangun yang berasal dari Kabupaten Rembang, BUMDes Romban Joyo dari Kabupaten Jepara, BUMDes Wiuna Utama dari Kabupaten Pemalang, Bank BRI yakin dapat memajukan dan mempromosikan produk BUMDEs Binaanya kepada masyarakat luas.
BUMDes Binangun membawa produk unggulannya, yaitu Batik Lasem, BUMDes Romban Djoyo dengan kopi hasil fermentasinya yaitu Kopi Tempur dan keripik olahan, dan BUMDes Wiguna Utama memamerkan produk mangga unggulannya yaitu Mangga Istana yang selama ini menjadi pesanan rutin dari pihak Istana Negara dan dipasarkan di berbagai department store ternama di Indonesia. (*)
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More