Terpopuler

Dorong Transformasi Digital, Fujitsu Indonesia Luncurkan Hospital Information System

Jakarta – Fujitsu Indonesia hari ini memperkenalkan Hospital Information System (HIS), solusi teknologi bagi industri kesehatan di Indonesia. Teknologi besutan Fujitsu Indonesia ini sekaligus untuk menjawab kebutuhan transformasi digital di lini kesehatan, yang semakin dinamis kebutuhannya akan teknologi untuk menunjang operasional.

Bagi Fujitsu Indonesia, perkembangan teknologi di era Industri 4.0 membutuhkan inovasi-inovasi teknologi yang tak hanya berfokus pada sektor tertentu. Industri kesehatan (Healthcare), adalah salah satu yang membutuhkan inovasi teknologi untuk menunjang kegiatan operasional setiap harinya.

Implementasi inovasi teknologi Fujitsu Indonesia di lini kesehatan nantinya akan memangkas proses operasional rumah sakit/klinik sejak dari meja pendaftaran hingga ke bagian kasir/pembayaran.

Dengan pengalaman panjang dan komprehensif yang dilakukan oleh Fujitsu di Jepang untuk industri kesehatan, Fujitsu Indonesia yakin dapat memberikan inovasi yang solutif bagi lini kesehatan di Indonesia.

“Transformasi digital di industry kesehatan atau healthcare dapat memberikan banyak manfaat. Akan jadi lebih efektif karena record data dapat dimanfaatkan dengan cepat dan lebih luas, efisien karena bisa diakses dimana saja dan kapan saja. Artinya disini ada penghematan dan efisiensi waktu kerja yang dapat dicapai,” Ucap Presiden Direktur Fujitsu Indonesia, Odi Susilo Handoko di Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Pengaplikasian solusi HIS dapat menjadi jawaban bagi rumah sakit atau klinik untuk memangkas biaya operasional (OPEX), salah satunya adalah dengan mengurangi biaya data center dan server untuk mengelola data. Pengaplikasian solusi ini nantinya akan merambah ke area penyimpanan data (cloud) dan manage services, yang akan memudahkan pasien ketika datang ke rumah sakit atau klinik.

“Sejak awal datang ke rumah sakit, pasien tidak perlu mengantre lama untuk mendaftar, semua bisa dilakukan secara daring dan digital. Di sisi lain, pihak rumah sakit juga tidak perlu repot mengelola atau memikirkan ruang penyimpanan data atau rekam medis pasien yang tentu akan membutuhkan ruangan yang tak kecil bila masih dalam bentuk paper document. Tentu dengan pengaplikasian solusi ini akan mengoptimalkan pelayanan rumah sakit atau klinik sejak dari meja pendaftaran, ruang dokter, apotek, hingga kasir. Hal ini akan meningkatkan daya saing rumah sakit/klinik karena memudahkan pasien dalam pelayanan,” terang Odi.

Lewat solusi ini, Fujitsu Indonesia berkomitmen untuk berpartisipasi menciptakan Sustainable Development Goals (SDG) terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Fujitsu Indonesia menargetkan untuk menjadi penyedia solusi industri kesehatan yang terpercaya dan handal di Indonesia dengan solusi Hospital Information System.

Solusi teknologi yang ditawarkan oleh Fujitsu Indonesia juga sebagai salah satu jawaban dari program pemerintah jangka menengah (RJPM), dimana 98% penduduk harus mendapatkan perlindungan sosial. Disamping itu, solusi HIS milik Fujitsu Indonesia dapat disesuaikan dengan regulasi Kementerian Kesehatan bila terjadi perubahan kebijakan.

“Ini memberikan ruang kepada rumah sakit atau klinik yang mengaplikasikan solusi ini untuk tetap menggunakan solusi HIS yang sudah teraplikasi namun masih mungkin dilakukan penyesuaian. Artinya solusi kami fleksibel untuk dilakukan enhancement sesuai dengan regulasi yang ada,” tutup Odi. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

3 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

11 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

12 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

13 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

13 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

14 hours ago