News Update

Dorong Sistem Pembayaran, PaySec Buka Cabang di Indonesia

Jakarta – Perusahaan penyelenggara jasa pembayaran yang berfokus pada pembayaran Asia yakni PaySec, memperluas bisnisnya dengan mendirikan kantor di Jakarta yang sejalan dengan komitmennya dalam mendorong sistem pembayaran Asia di pasar Indonesia.

CEO PaySec Richard Barry mengungkapkan, bahwa perusahaan telah mengidentifikasi dari solusi pembayaran menyeluruh di Indonesia dan berkomitmen untuk menciptakan produk-produk yang menghubungkan pedagang di seluruh dunia dengan konsumen Indonesia.

Dalam mengembangkan bisnisnya di Indonesia, PaySec menggandeng dua perusahaan jasa pembayaran lokal yakni KinerjaPay dan Intrajasa. Menurutnya, perusahaan akan terus memenuhi kebutuhan pasar di dalam negeri dan mendukung para pengusaha lokal dalam mendorong sistem pembayaran.

“Kami mengenali banyaknya potensi di Indonesia dan kami berniat untuk berinvestasi jauh lebih luas di wilayah ini dengan mendirikan PaySec Indonesia dan kerjasama dengan dua perusahaan perintis,” ujar Richard di Jakarta, Rabu, 21 September 2016.

Di tempat yang sama CEO Intrajasa Milasari Anggraini menyambut baik atas kerjasama ini. Dengan adanya kerjasama ini maka akan memajukan masyarakat Indonesia dari sisi sistem pembayaran. Sinergi antara PaySec ini juga akan menjadi solusi di sistem pembayaran nasional.

“Kami bangga akan produk kami dan bertekad memajukan kehidupan masyarakat Indonesia. Bergabung dengan PaySec telah mengijinkan kami untuk bekerjasama dengan orang-orang yang berkomitmen dalam bidang pembayaran di pasar Indonesia,” ucap dia.

Sementara itu, Chairman dan Pendiri KinerjaPay, Edwin Ng menambahkan, sebagai perusahaan e-commerce Indonesia, pihaknya selalu berusaha untuk terus bersinergi dengan para mitra strategis seperti PaySec dan Intrajasa untuk menyediakan solusi pembayaran yang lebih menyeluruh di Indonesia.

“Ini adalah kunci untuk menelusuri pasar e-commerce Indonesia di negara yang terdapat banyaknya jumlah warga yang belum memiliki rekening bank,” tutupnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Siap Buka Data, Dukung Aparat Hukum Usut Dugaan Saham Gorengan

Poin Penting OJK dan BEI perkuat sinergi penegakan hukum untuk menjaga integritas pasar modal, termasuk… Read More

7 mins ago

BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif? Jangan Panik, Begini Cara Aktifkan Lagi

Poin Penting Status JKN PBI mendadak nonaktif akibat penyesuaian data, bukan pengurangan jumlah penerima bantuan… Read More

50 mins ago

Free Float 15 Persen Dilakukan Bertahap, Begini Respons AEI

Poin Penting OJK menyiapkan kenaikan minimum free float emiten secara bertahap hingga 15 persen dalam… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah 0,53 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari… Read More

2 hours ago

Misbakhun Buka Suara soal Namanya Masuk Bursa Calon Ketua OJK

Poin Penting Misbakhun membantah mengetahui isu namanya masuk bursa calon Ketua OJK dan menegaskan masih… Read More

2 hours ago

OJK Perluas Klasifikasi Investor Jadi 27 Jenis, Ini Rinciannya

Poin Penting OJK memperluas klasifikasi investor pasar modal dari 9 menjadi 27 jenis untuk meningkatkan… Read More

2 hours ago