Jakarta–Guna mendukung pertumbuhan Usaha Kecil Menengah (UKM), PT Bank UOB Indonesia bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) membuka Sentra UKM di Jakarta. Hadirnya Sentra UKM ini, untuk membuka akses lebih luas bagi para pelaku UKM untuk memperoleh informasi terkait bisnis di sektor UKM.
“Sentra UKM ini, para pelaku UKM bisa mendapatkan pengetahuan tentang industri serta kesempatan untuk membangun jaringan bisnis dalam upaya mendukung ekspansi bisnis mereka,” ujar Executive Director, Head of Business Banking UOB Indonesia, Denny Setiawan, di Jakarta, Selasa, 13 Desember 2016.
Menurutnya, melalui kemitraan dengan ITB untuk membuka Sentra UKM ini, nantinya para pelaku UKM akan mendapatkan berbagai pandangan dan pengetahuan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh ITB. Di mana, para pelaku UKM sangat membutuhkan masukan untuk mengembangkan bisnisnya.
(Baca juga: UOB Indonesia Perkirakan Ekonomi RI Tumbuh 5,2% di 2017)
“Kami membuka Sentra UKM di Jakarta untuk menyediakan sebuah wdah yang dapat mendukung ambisi pertumbuhan bisnis para pengusaha UKM. Kami meyakini bahwa hadirnya Sentra UKM akan memberikan manfaat bagi para nasabah dalam memperoleh nasihat atau masukan pengelolaan keuangan,” ucapnya.
Selain Sentra UKM, UOB Indonesia dan ITB juga bekerja sama untuk program Sertifikasi Eksekutif Perbankan UKM. Kerjasama yang dimulai awal 2016 ini merupakan program pendidikn pertama yang dilakukan di industri keuangan dan dirancang khusus untuk mencetak tenaga profesional perbankan UKM di Indonesia. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More