Perbankan

Dorong Perluasan Akses Transaksi Global, Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa

Poin Penting

  • Bank Jakarta resmi meluncurkan kartu debit Visa sebagai langkah awal transformasi, yang menghubungkan nasabah ke jaringan pembayaran global di lebih dari 200 negara.
  • Kartu debit Visa memperluas dan mempermudah transaksi nasabah, baik domestik maupun internasional
  • Dalam enam bulan pertama, Bank Jakarta menargetkan 400 ribu kartu.

Jakarta – PT Bank Jakarta memperluas akses transaksi bagi nasabahnya dengan meluncurkan kartu debit Visa. Peluncuran kartu ini disebut menjadi bagian dari transformasi yang sedang dilakukan Bank Jakarta.

Dengan kartu debit ini, Bank Jakarta resmi terkoneksi dengan jaringan pembayaran global di lebih dari 200 negara.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo mengungkapkan, launching kartu debit Visa ini menjadi langkah awal transformasi Bank Jakarta menunu bank yang lebih releban dan bermakna bagi masyarakat.

Ia menegaskan, industri perbankan saat ini mengalami perubahan secara fundamental. Bank tidak lagi dinilai berdasarkan besaran aset ataupun luasnya jaringan kantor pelayanan.

Baca juga: Tingkatkan Kepercayaan Publik, Pramono Minta Bank Jakarta Segera IPO

“Tetapi dari seberapa dekat, bank itu hadir dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat,” kata Agus dalam Grand Launching Kartu Debit Visa Bank Jakarta di Jakarta, Senin, 5 Januari 2026.

Melalui kerja sama dengan Visa, akses transaksi nasabah Bank Jakarta akan semakin luas. Kartu ini juga disebut Agus menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan transformasi Bank Jakarta. Dengan kartu ini nasabah bisa bertransaksi dengan lebih nyaman, aman, dan luas di jutaan merchant berlogo Visa, di dalam maupun luar negeri.

“Peluncuran kartu debit Visa ini bukan sekadar produk baru, tetapi pintu masuk strategis menuju penguatan transaksi, pemanfaatan data yang lebih cerdas, serta pembangunan ekosistem keuangan Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Peluncuran kartu debit Visa, kata Agus, menjadi awal dan pengembangan kapabilitas layanan dan solusi keuangan yang akan dihadirkan Bank Jakarta. Ke depan, bank ini diharapkan bisa tumbuh dan menjadi mitra finansial nasabah untuk jangka panjang.

Ini sejalan dengan transformasi lima tahun Bank Jakarta yang difokuskan pada tiga pilar utama, yakni pertumbuhan berbasis ekosistem jakarta, penguatan aset dan tata kelola, serta pembangunan kapabilitas digital dan penguatan sumber daya manusia.

Terkait target, dalam enam bulan pertama sejak diluncurkan, Bank Jakarta membidik target 400 ribu kartu debit Visa bagi nasabah.

Adapun Country Manager Visa Indonesia Vira Widiyasari mengungkapkan, kolaborasi antara Bank Jakarta dan Visa Indonesia tidak hanya fokus pada kemudahan pembayaran, tapi perluasan akses dan pemberdaykan masyarakat agar dapat melakukan transaksi lintas negara secara aman dan nyaman.

Dengan terkoneksi di jariangan Visa di lebih dari 200 negara di dunia, nasabah bisa memenuhi kebutuhan transaksi pembayaran internasional. Baik untuk kebutuhan perjalanan (traveling), pendidikan, belanja online dan gaya hidup. Kartu debit ini juga diharapkan bisa membuka peluang lebih luas bagi UMKM.

Baca juga: Transformasi Bank Jakarta Antar Agus Haryoto Widodo Jadi CEO Terbaik 2025

“Ada satu lagi, yakni UMKM. Kami berharap para pelaku UMKM Jakarta bisa menjangkau lebih banyak lagi pembeli internasional,” lanjutnya.

Kartu Debit Visa Bank Jakarta, bukan hanya kartu sebagai alat pembayaran baru, tapi juga membuka jalan bagi masyarakat, khususnya nasabah Bank Jakarta untuk bertransaksi dengan ekosistem yang lebih luas. Dengan begitu, akses terhadap peluang di pasar global menjadi terbuka. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Recent Posts

RUPSLB BTN Tetapkan Nixon Kembali Jadi Dirut, Didyk Choiroel Masuk Jajaran Komisaris

Poin Penting Nixon L.P. Napitupulu kembali ditunjuk sebagai Direktur Utama BTN untuk melanjutkan periode kepemimpinan.… Read More

53 seconds ago

Alasan BI Hapus JIBOR dan Beralih ke INDONIA Mulai 2026

Poin Penting BI hentikan JIBOR mulai 1 Januari 2026 dan menggantinya dengan INDONIA sebagai suku… Read More

36 mins ago

Sejumlah BUMN Berpotensi Delisting Saham, DPR Ingatkan Pentingnya Restrukturisasi

Poin Penting Sejumlah BUMN berpotensi delisting saham pada 2026, DPR menegaskan aturan pasar modal harus… Read More

1 hour ago

Bea Cukai Tindak 31.354 Barang Ilegal Sepanjang 2025, Nilainya Rp9,8 Triliun

Poin Penting Bea Cukai menindak 31.354 kasus barang ilegal sepanjang 2025 dengan nilai mencapai Rp9,8… Read More

1 hour ago

Bea Cukai Amankan 160 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp500 Miliar di Pekanbaru

Poin Penting Bea Cukai menyita 160 juta batang rokok ilegal senilai hingga Rp500 miliar di… Read More

2 hours ago

BBRM Bakal Tambah Kapal Baru untuk Dongkrak Kinerja 2026

Poin Penting BBRM akan menambah satu kapal penunjang lepas pantai untuk mendorong kinerja dan laba… Read More

2 hours ago