Suasana saat Grand Launching kartu debit Visa Bank Jakarta di Lippo Mall Kemang, Jakarta (Foto : Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – PT Bank Jakarta memperluas akses transaksi bagi nasabahnya dengan meluncurkan kartu debit Visa. Peluncuran kartu ini disebut menjadi bagian dari transformasi yang sedang dilakukan Bank Jakarta.
Dengan kartu debit ini, Bank Jakarta resmi terkoneksi dengan jaringan pembayaran global di lebih dari 200 negara.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo mengungkapkan, launching kartu debit Visa ini menjadi langkah awal transformasi Bank Jakarta menunu bank yang lebih releban dan bermakna bagi masyarakat.
Ia menegaskan, industri perbankan saat ini mengalami perubahan secara fundamental. Bank tidak lagi dinilai berdasarkan besaran aset ataupun luasnya jaringan kantor pelayanan.
Baca juga: Tingkatkan Kepercayaan Publik, Pramono Minta Bank Jakarta Segera IPO
“Tetapi dari seberapa dekat, bank itu hadir dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat,” kata Agus dalam Grand Launching Kartu Debit Visa Bank Jakarta di Jakarta, Senin, 5 Januari 2026.
Melalui kerja sama dengan Visa, akses transaksi nasabah Bank Jakarta akan semakin luas. Kartu ini juga disebut Agus menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan transformasi Bank Jakarta. Dengan kartu ini nasabah bisa bertransaksi dengan lebih nyaman, aman, dan luas di jutaan merchant berlogo Visa, di dalam maupun luar negeri.
“Peluncuran kartu debit Visa ini bukan sekadar produk baru, tetapi pintu masuk strategis menuju penguatan transaksi, pemanfaatan data yang lebih cerdas, serta pembangunan ekosistem keuangan Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Peluncuran kartu debit Visa, kata Agus, menjadi awal dan pengembangan kapabilitas layanan dan solusi keuangan yang akan dihadirkan Bank Jakarta. Ke depan, bank ini diharapkan bisa tumbuh dan menjadi mitra finansial nasabah untuk jangka panjang.
Ini sejalan dengan transformasi lima tahun Bank Jakarta yang difokuskan pada tiga pilar utama, yakni pertumbuhan berbasis ekosistem jakarta, penguatan aset dan tata kelola, serta pembangunan kapabilitas digital dan penguatan sumber daya manusia.
Terkait target, dalam enam bulan pertama sejak diluncurkan, Bank Jakarta membidik target 400 ribu kartu debit Visa bagi nasabah.
Adapun Country Manager Visa Indonesia Vira Widiyasari mengungkapkan, kolaborasi antara Bank Jakarta dan Visa Indonesia tidak hanya fokus pada kemudahan pembayaran, tapi perluasan akses dan pemberdaykan masyarakat agar dapat melakukan transaksi lintas negara secara aman dan nyaman.
Dengan terkoneksi di jariangan Visa di lebih dari 200 negara di dunia, nasabah bisa memenuhi kebutuhan transaksi pembayaran internasional. Baik untuk kebutuhan perjalanan (traveling), pendidikan, belanja online dan gaya hidup. Kartu debit ini juga diharapkan bisa membuka peluang lebih luas bagi UMKM.
Baca juga: Transformasi Bank Jakarta Antar Agus Haryoto Widodo Jadi CEO Terbaik 2025
“Ada satu lagi, yakni UMKM. Kami berharap para pelaku UMKM Jakarta bisa menjangkau lebih banyak lagi pembeli internasional,” lanjutnya.
Kartu Debit Visa Bank Jakarta, bukan hanya kartu sebagai alat pembayaran baru, tapi juga membuka jalan bagi masyarakat, khususnya nasabah Bank Jakarta untuk bertransaksi dengan ekosistem yang lebih luas. Dengan begitu, akses terhadap peluang di pasar global menjadi terbuka. (*) Ari Astriawan
Poin Penting IHSG dibuka naik 0,61 persen ke level 8.361,11 (dari 8.310,22). Sebanyak 333 saham… Read More
Poin Penting BEM se-UI merespons orasi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di wisuda Universitas Indonesia soal… Read More
Poin Penting IHSG berpeluang menguat ke 8.377–8.440 jika bertahan di atas 8.172, dengan risiko koreksi… Read More
Poin Penting Laba Pegadaian 2025 melonjak 42,6% menjadi Rp8,34 triliun, ditopang pertumbuhan aset 47,8% dan… Read More
Poin Penting IMF mensimulasikan kenaikan bertahap PPh 21 karyawan untuk mendukung peningkatan investasi publik dan… Read More
Poin Penting Sudah ada sejumlah pendaftar calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), namun… Read More