News Update

Dorong Penyaluran KUR, BCA Gandeng BPR KPS

Malang – Sebagai bagian dari sistem keuangan nasional, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah, salah satunya dengan menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) di berbagai sektor usaha.

Hal ini diwujudkan melalui berbagai kerjasama yang dilakukan BCA dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kali ini, BCA melakukan perjanjian kerjasama channeling KUR dengan BPR Karya Perdana Sejahtera (KPS) yang juga berkaitan erat dengan PT Santosa Agrindo (PT Santori) sebagai mitra UMKM peternak sapi.

Penandatanganan perjanjian kerjasama dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah VII BCA Rudy Kurniawan pada Selasa (01/09). Turut hadir dalam pertemuan langsung di PT Santosa Agrindo Babadan, Kecamatan Ngajum, Malang, Direktur Utama PT Santori Safuan Kasno Soewondo, Head of Unit dan Kemitraan PT Santori Darmawan Bakti Prasada, Direktur Utama BPR KPS Arief Santoso, Direktur BPR KPS Herwin Agus Setianto, serta Ketua Koperasi Sekar Insani Bangsa Hermanto.

“Dukungan BCA terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terus digalakkan demi membantu industri tetap berjalan di tengah proses pemulihan pandemi COVID-19. Kerjasama dengan pola channeling bersama BPR KPS ini bertujuan untuk membantu usaha masyarakat di daerah Gunung Kawi, Malang, yaitu usaha pembesaran sapi mengingat BPR KPS juga bekerjasama dengan PT Santori  yang akan melakukan alih teknologi ke peternak sekaligus berperan sebagai offtaker,” ujar Rudy melalui keterangan resminya, Kamis 3 September 2020.

Melalui kerja sama ini, BCA menyalurkan KUR dengan plafon kerjasama sebesar Rp20 miliar. Sebagai informasi, Saat ini BPR KPS merupakan salah satu BPR terbesar di Sidoarjo. Dalam operasionalnya, BPR KPS bermitra dengan PT Santori. PT Santori merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha pembesaran sapi yang bermitra dengan UMKM peternak sapi.

“Upaya pemulihan ekonomi Indonesia sejak adanya pandemi COVID-19 bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab berbagai pihak termasuk BCA. Dengan adanya kerjasama ini, kami mendukung program pemerintah dalam swasembada sapi sekaligus dapat turut membantu usaha masyarakat agar lebih produktif, hingga akhirnya dapat turut menggerakkan roda perekonomian Indonesia,” ucap Rudy. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

DPLK Avrist Targetkan Nasabah Tumbuh 15 Persen di 2026

Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More

8 mins ago

Kondisi Menantang, Begini Stategi Bisnis Bank Mandiri pada 2026

Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More

18 mins ago

IHSG Ditutup Melemah 0,53 Persen ke Posisi 8.103

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More

36 mins ago

Tragedi Siswa SD di NTT: Potret Gelap Masalah Keuangan Keluarga

Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More

45 mins ago

Bank Mandiri Bukukan Laba Rp56,3 Triliun pada 2025

Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More

1 hour ago

Debt Collector Punya Peran Krusial Jaga Stabilitas Industri Keuangan

Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More

2 hours ago