Seminar KPR dan Properti; Dihadiri Menkeu. (Foto: Paulus Yoga)
Jakarta–Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro meminta perbankan untuk meningkatkan efisiensi dalam menekan biaya overhead-nya.
Hal ini akan sangat mendukung untuk penurunan tingkat bunga kredit, yang kalau dibiarkan terus ada di level tinggi memberatkan ongkos perekonomian di Indonesia.
“Jadi efisiensi jadi sangat penting. Inilah kontribusi utama dari perbankan kepada perekonomian untuk meningkatkan efisiensi sehingga overhead-nya tidak terlalu besar,” papar Bambang dalam Property & Mortgage Summit 2016 yang diselenggarakan oleh Infobank Institute bekerja sama dengan Perbanas di Jakarta, Kamis, 18 Februari 2016.
Sebagaimana diketahui, suku bunga kredit perbankan terdiri dari tiga komponen utama yakni biaya dana, biaya overhead dan marjin keuntungan.
Ketua Umum Perhimpunan Bank-bank Nasional atau Perbanas, Sigit Pramono mengamini bahwa dari sisi biaya dana perbankan memang masih cukup tinggi akibat para deposan yang masih meminta bunga yang cukup tinggi. (*) Paulus Yoga
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More