Jakarta – Guna mendorong pembiayaan sektor pertanian PT Bank Sinarmas bersama dengan Kementerian Pertanian menyelenggarakan mini workshop kepada peternak bertemakan “Pembiayaan Valuev Chain Peternakan Ruminansia” untuk membahas isu-isu terkait akses pembiayaan bagi peternak.
Adapun kegiatan tersebut dihadiri oleh Dirjen Peternakan Kementan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Perdagangan, Perusahaan Asuransi Jasindo dan Pihak Offtaker seperti Koperasi, Asosiasi dan Perusahaan terkait lainnya.
Micro & Small Business Group Head Bank Sinarmas, Muktiono Wibowo mengatakan, tujuan digelarnya mini workshop ini untuk membahas isu-isu terkait akses pembiayaan bagi peternak terutama faktor produksi, konsumsi, dan kepastian pasar terhadap produk peternakan daging sapi.
Adapun pembiayaan tersebut melibatkan para stakeholder terkait yakni Kementerian Pertanian, Off taker, praktisi/akademisi, Asuransi Jasindo dan Bank Sinarmas. Dengan adanya Workshop ini diharapkan para peserta dapat memahami isu pembiayaan terkait dengan peternakan serta mendapatkan informasi mengenai produk Lembaga keuangan terkait peternakan.
“Hal lain yang tak kalah penting ialah terjalinnya komunikasi dan hubungan bisnis antara para stakeholders serta dapat meningkatkan portofolio Bank Sinarmas di sektor pertanian,” ujar Muktiono dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 27 November 2018.
Asal tahu saja, sampai dengan akhir Oktober 2018 Bank Sinarmas telah menyalurkan pembiayaan ke sektor pertanian sebesar Rp850 miliar atau mencapai 5,21 persen dari total portofolio kredit yang telah disalurkan perseroan, dengan jumlah nasabah sebanyak 6.227 nasabah dan tingkat NPL sebesar 0,56 persen. (*)
Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More