News Update

Dorong Pembayaran Digital, KAI Luncurkan KAIPay

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) meluncurkan dompet digital KAIPay sebagai alternatif metode pembayaran pada aplikasi KAI Access. KAIPay dihadirkan untuk memberikan keamanan, kemudahan, dan kecepatan bagi para pelanggan KAI saat bertransaksi di aplikasi KAI Access.

“KAIPay merupakan bagian dari transformasi digital yang saat ini tengah KAI gencarkan untuk mengakselerasi kemajuan perusahaan,” ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, Kamis, 18 November 2021.

Didiek menjelaskan, KAIPay dihadirkan melihat semakin meningkatnya kebutuhan ekosistem transportasi kereta api atas berbagai layanan secara digital yang dapat mendukung para pelanggan dalam beraktivitas.

KAIPay adalah layanan uang elektronik yang disematkan pada aplikasi KAI Access milik KAI. Melalui KAIPay, transaksi pembayaran akan semakin praktis karena pelanggan tidak perlu berpindah aplikasi mulai dari pemesanan tiket hingga pembayaran.

Menurutnya, KAIPay memberikan kemudahan transaksi karena tidak hanya dapat digunakan untuk membayar tiket kereta api. KAIPay juga dapat digunakan untuk membayar layanan first mile dan last mile, dan berbagai produk dan jasa yang tersedia di aplikasi KAI Access.

Pembayaran yang dilakukan menggunakan KAIPay dipastikan aman, karena setiap transaksi memerlukan PIN KAIPay sebagai verifikasi pembayaran pelanggan. Setiap pembayaran menggunakan KAIPay juga bebas biaya tambahan lainnya, sehingga pelanggan hanya perlu membayar sesuai tarif yang tertera saja.

Untuk dapat menggunakan KAIPay, pelanggan harus mengupdate aplikasi KAI Access-nya minimal ke versi aplikasi 4.7.4 pengembangan versi 104. Pada halaman beranda, klik ikon KAIPay untuk melakukan aktivasi dengan melengkapi identitas dan melakukan verifikasi OTP yang dikirim via Whatsapp, apabila nomor HP belum terdaftar Whatsapp, OTP akan dikirimkan melalui SMS.

Selanjutnya, pelanggan diarahkan membuat PIN KAIPay untuk keamanan transaksi. KAIPay akan muncul menjadi salah satu opsi pada menu metode pembayaran yang dapat pelanggan gunakan untuk menyelesaikan transaksi.

Pengisian saldo KAIPay dapat dilakukan melalui transfer Virtual Account di beberapa Bank dan melalui minimarket, dengan biaya administrasi Rp0 selama masa promo berlangsung.

KAIPay sendiri adalah kerjasama cobranding antara KAI dengan KasPro yang telah disetujui oleh Bank Indonesia. Sementara itu, PT Pulau Pulau Media adalah mitra bisnis KAI sekaligus pihak yang berperan melakukan pengembangan aplikasi KAI Access termasuk KAIPay, penyediaan produk asuransi, Payment Point Online Banking, dan lainnya yang dapat mempermudah pengguna dalam melakukan transaksi digital pada KAI Access.

Didiek mengatakan, peluncuran KAIPay merupakan wujud inovasi KAI untuk meningkatkan layanan yang telah tersedia dalam aplikasi KAI Access. KAIPay akan terus dikembangkan kedepannya seperti dapat melakukan transfer antar sesama KAIPay hingga pembayaran di merchant yang mendukung QRIS.

“Hadirnya KAIPay diharapkan akan semakin meningkatkan animo masyarakat terutama milenial dalam menggunakan layanan kereta api dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” tutup Didiek. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab

PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More

3 hours ago

Ma’ruf Amin: Hijrah Finansial jadi Kunci Akselerasi Ekonomi Syariah Nasional

Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More

3 hours ago

Kinerja 2025 Ciamik, Saham BBCA Diproyeksi Kembali Menguat

Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More

3 hours ago

Whoosh Delay akibat Penumpang Tahan Pintu Kereta, KCIC Angkat Bicara

Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More

3 hours ago

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat ke Posisi 7.458

Poin Penting IHSG menguat signifikan 2,07 persen ke level 7.458,49, didorong dominasi saham naik (485… Read More

4 hours ago

Kredit Bermasalah Pindar Naik di Awal 2026, OJK Ungkap Penyebabnya

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan mencatat rasio kredit bermasalah pindar (TWP90) naik menjadi 4,38% pada… Read More

4 hours ago