UMKM; Tulang punggung perekonomian. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendukung rencana peluncuran aplikasi pembukuan bagi para pengusaha Mikro Kecil dan Menengah.
Wakil Ketua Kadin Bidang UMKM, Koperasi dan Industri Kreatif Sandiaga Uno mengatakan Kadin telah menerima surat dari Ikatan Akuntan Indonesia mengenai standar pembukuan untuk entitas mikro, kecil dan menengah.
“Ini dampaknya besar sekali, bukan hanya dari laporan keuangan tapi juga akses pembukaan peningkatan wajib pajak, karena dari jumlah UMKM yang 57 juta itu sedikit sekali yang jadi wajib pajak, dan ini kami sambut baik, dan kita akan dorong bersama IAI dan BI untuk hadir dalam bentuk aplikasi teknologi. Jadi ke depan entitas mikro, kecil dan menengah ini punya standar akutansi yang sederhana, mudah dan berbasis teknologi dan bisa diakses regulator dan pajak” kata Sandiaga di Jakarta, Kamis, 29 Januari 2016.
Sandiaga mengatakan dengan aplikasi tersebut, instansi terkait seperti Direktorat Jenderal Pajak serta perbankan dapat mengakses pembukuan para pelaku UMKM. Kadin menurutnya akan memberikan dukungan dengan mensosialisasikan standar baru tersebut pada seluruh anggotanya dan menggerakan seluruh asosiasi untuk melakukan sosialisasi. Dengan adanya aplikasi tersebut selain mendorong jumlah wajib pajak baru, menurutnya juga akan mempermudah pelaku UMKM untuk mendapatkan akses pembiayaan dari perbankan.
“Itu akan jadi sebuah game changer karena dengan aplikasi tersebut ada di-cloud, bank juga bisa lihat, kalau Indonesia kan dulu dikenal setiap pengusaha punya empat buku yaitu untuk pajak, bank, diri sendiri, dan istri, nah ini harus kita ubah ke depan dengan satu aplikasi saja,” tambahnya. (*) Ria Martati
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
View Comments
http://www.turboly.com sistem keuangan untuk UKM yang pas