Ekonomi dan Bisnis

Dorong Literasi Perdagangan Berjangka, TPFx Gelar Program Merdeka Big Deals

Jakarta – Mengawali tahun 2023, pelaku usaha perdagangan berjangka komoditas terus bertambah sejalan dengan semakin majunya inovasi produk dan program. Trijaya Pratama Futures (TPFx) Indonesia juga berupaya meningkatkan literasi para pelaku usaha dan mendorong industri ini agar semakin berkembang, salah satunya dengan mengadakan program Merdeka Big Deals.

Direktur Utama TPFx Indonesia, Rizal T Hutasoit mengungkapkan, gelaran ini merupakan program yang ditujukan khusus untuk para nasabah dengan berbagai hadiah menarik. Lebih jauh, lanjutnya, program Merdeka Big Deals bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TPFx Indonesia sebagai layanan jasa keuangan yang berfokus pada perdagangan derivatif.

“Produk yang diperdagangkan TPFx layak dikembangkan dan dipasarkan ke nasabah yang lebih masif. Kami juga akan terus melakukan inovasi produk dan program menarik,” ujar Rizal, seperti dikutip, Rabu, 1 Februari 2023.

Sementara, Direktur Utama Kliring Berjangka Indonesia, Fajar Wibhiyadi mengapresiasi program yang diadakan TPFx ini. Menurutnya, acara tersebut bagus untuk mendorong literasi keuangan bagi industri ini. Di sisi lain, ia berharap dengan Peraturan Pemerintah sebagai turunan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) yang akan terbit sekitar Juni 2023 semakin memajukan industri ini ke depannya.

“Saat ini, PP UU P2SK tengah dibahas dan disusun bersama oleh otoritas dan kementerian/lembaga, juga Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (Aspebtindo). Dengan adanya turunan UU P2SK, industri ini diharapkan bisa terus berkembang,” ujar Fajar.

Sebagai informasi, TPFx Indonesia merupakan perusahaan pialang berjangka yang menyediakan sarana dan prasarana perdagangan produk kontrak berjangka, seperti transaksi mata uang, komoditas emas, perak, minyak, CFD dan indeks saham. (*) Bagus Kasanjanu

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Tarif Trump, Lahir di Tengah “Kebencian” Pemerintah pada Sektor Keuangan dan Rendahnya Sense of Crisis

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KEBIJAKAN “brutal” Donald Trump, Presiden Amerika Serikat… Read More

5 hours ago

BI Waspadai Dampak Tarif AS, Fokus Jaga Stabilitas Rupiah

Jakarta - Bank Indonesia (BI) akan terus memonitor perkembangan pasar global dan domestik pasca Presiden… Read More

21 hours ago

Komisi XI Wanti-Wanti Pemerintah Tak Gegabah Tanggapi Tarif Dagang 32 Persen AS

Jakarta - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan pemerintah harus berhati-hati dalam menyikapi… Read More

1 day ago

DPR Desak Pemerintah Dorong Reformasi WTO usai Tarif AS Naik 32 Persen

Jakarta - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah untuk mendorong Organisasi… Read More

1 day ago

DPR: Indonesia Jangan Jadi Sasaran Barang Buangan Akibat Kebijakan Trump

Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengumumkan daftar tarif dasar dan bea… Read More

2 days ago

Ekspor Terancam, Pemerintah Susun Langkah Hadapi Tarif AS

Jakarta - Pemerintah Indonesia segera menyiapkan langkah strategis untuk merespons kebijakan tarif resiprokal yang diberlakukan… Read More

2 days ago