Jakarta – Mandiri Sekuritas terus berupaya mendorong literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia, salah satunya dengan mengupdate fitur dan layanan pada aplikasi online tradingnya yakni Most (Mandiri Online Securities Trading).
Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana mengatakan, aplikasi Most kini tampil dengan logo dan desain home page yang lebih menarik, serta penambahan enam fitur baru untuk memenuhi kebutuhan nasabah.
“Peningkatan fitur-fitur Most seperti stock recommendation, Most Learning dan Most Forum akan membantu nasabah mempertimbangkan pilihan berinvestasi dan melihat potensi keuntungan atau cuan,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 30 November 2022.
Sebagai bagian dari Bank Mandiri, lanjut Oki, pihaknya terus berupaya melakukan transformasi digital dari berbagai aspek, khususnya layanan nasabah. Ia berharap dengan transformasi digital yang dilakukan akan membuat nasabah semakin nyaman, cuan, dan aman.
“Ke depannya upaya pengembangan Most akan terus kita lakukan demi menyesuaikan kebutuhan dari nasabah,” terangnya.
Sementara itu Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi mangungkapkan, ini merupakan langkah yang sangat besar dari Mandiri Sekuritas dalam menyediakan layanan online trading, yang tidak hanya untuk bertransaksi secara online tetapi juga sebagai upaya dalam melakukan edukasi kepada masyarakat.
“Bagian dari edukasi ini tentunya perlu ditingkatkan lagi yang terus kita bangun antara perusahaan anak antara Mandiri Sekuritas dengan berbagai inovasi di digital channel Bank Mandiri. Dengan platform ini kita berharap bukan hanya dapat memperluas jangkauan, tapi juga ingin market share Mandiri Sekuritas sebagai sekuritas terbaik di Indonesia bisa terus kita jaga,” ucapnya.
Sebagai informasi, Most adalah aplikasi online trading bagi para nasabah ritel Mandiri Sekuritas. Selain penambahan tiga fitur baru tersebut, dalam update terbaru Most kali ini, juga meliputi penambahan layanan online account opening 24 jam, fitur biometric log in, dan tarik dana 24 jam. (*) Bagus Kasanjanu
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More