Gandeng SMF, Jamkrindo Fasilitasi Karyawan untuk Kredit Perumahan
Jakarta–Perum Jamkrindo meluncurkan layanan call center melalui nomor 1500701. Pengadaan call center ini merupakan upaya dalam meningkatkan layanan prima. Peningkatan layanan diyakini bisa lebih mendukung usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi (UMKMK).
Di sela acara Direktur Utama Perum Jamkrindo, Diding S Anwar mengatakan harapannya agar Jamkrindo dapat melampaui pencapaian yang telah dicapai saat ini. Menurutnya potensi UMKMK yang sudah diberdayakan baru sekitar 20 persen.
“Potensi-potensi muda diharapkan mampu melakukan pengabdian yang luar biasa demi perekonomian Indonesia khususnya melalui penjaminan,” tuturnya di Jakarta, Sabtu, 15 Juli 2017.
Peluncuran call center sendiri dilakukan dalam nuansa HUT Perum Jamkrindo. Di usia ke-47, Jamkrindo mengadakan acara Jamkrindo Family Gathering di Candi Bentar, Putri Duyung Ancol. Di hadapan ribuan peserta, Diding menyampaikan harapannya agar seluruh jajaran direksi dan karyawan Jamkrindo secara bersama-sama dapat lebih menyukseskan perusahaan di masa yang akan datang.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pendahulu yang sudah membawa perusahaan untuk bisa bertahan sampai saat ini,” tutur Ddiding.
Sebagai salah satu penjamin Kredit Usaha Rakyat yang ditunjuk pemerintah, Perum Jamkrindo sampai dengan 30 Juni 2017 telah melakukan penjaminan sebesar Rp24,62 triliun. Selain itu, laba sebelum pajak konsolidasian per Juni 2017 mencapai Rp363,25 miliar. (*) Dicky F Maulana
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More
Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More
Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More