Ekonomi dan Bisnis

Dorong Kredit UMKM, Ini Yang Dilakukan OJK

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya untuk mendorong penyaluran kredit usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui berbagai dukungan kebijakan dan berbagai program yang sudah dilakukan.

“Dukungan tersebut meliputi digitalisasi penyaluran pembiayaan dan perluasan ekosistem digital UMKM yang terintegrasi dari hulu sampai hilir,” ujar Mohamad Miftah, Direktur Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK, dalam Hybrid Forum Green UMKM Summit 2022 “Peran Perbankan dalam Mendukung UMKM di Era Pandemic dan Mendukung Sektor Pertanian” yang digelar Infobank dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanegara, Senin, 27 Juni 2022.

Misalnya, dari sisi pembiayaan, Miftah menjelaskan dukungan OJK, antara lain meluncurkan kredit/pembiayaan melawan rentenir, mendorong digitalisasi pembiayaan melalui fintech peer-to-peer lending, membentuk KUR klaster dalam satu ekosistem digital, membangun ekosistem digital Bank Wakaf Mikro (BWM), mendorong alternatif pendanaan UMKM melalui Securities CrowdFunding, dan mendorong program Digital Kredit UMKM (DigiKu) untuk membantu UMKM memperoleh akses pembiayaan.

Kemudian, dari sisi pemasaran, yakni membangun platform pemasaran UMKM Digital melalui UMKMMU dan digitalisasi pemasaran BWM melalui aplikasi BWM. Sementara, dari sisi pendampingan/pembinaan UMKM, yaitu bekerjasama dengan tim percepatan akses keuangan daerah (TPAKD), gerakan nasional bangga buatan Indonesia (Gernas BBI), business making dengan lembaga jasa keuangan, serta mendirikan kampus UMKM.

Miftah menambahkan, dalam mendukung pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional, OJK mengeluarkan kebijakan di sektor perbankan untuk mendorong peningkatan pembiayaan terhadap UMKM, salah satunya adalah mengeluarkan POJK No. 17/POJK.03/2021 tentang perpanjangan relaksasi restrukturisasi kredit/pembiayaan.

“OJK pun mendukung dari penyediaan layanan perbankan dan layanan keuangan lainnya melalui kerjasama dengan pihak ketiga (agen bank) dan didukung penggunaan sarana TI,” tambahnya.

Sebagai informasi, kredit UMKM terus mengalami peningkatan seiring dengan pulihnya perekonomian nasional. OJK mencatat, per April 2022, kredit UMKM tumbuh sebesar 16,75% secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan ini melebihi pertumbuhan kredit non UMKM sebesar 7,20% yoy. (*) Ayu Utami

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

4 hours ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

9 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

12 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

17 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

17 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

19 hours ago