Keuangan

Dorong Keuangan Inklusif, BI Integrasikan LPG Ke Kartu Kombo

Jakarta -Bank Indonesia terus berupaya menggalakkan berbagai program untuk  mendorong kepemilikan rekening pada masyarakat Indonesia dapat mencapai 75%. Hal ini dalam rangka Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).

Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah pemberian program bantuan sosial nontunai melalui kartu kombo. dalam waktu dekat, BI akan mengimplementasikan integrasi subsidi LPG ke dalam kartu kombo. Pungky P. Wibowo, Direktur Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI mengatakan, integrasi subsidi LPG akan dilakukan pada 1 April 2017 mendatang.

Saat ini, jelas Pungky, BI sudah menerapkan proyek percontohannya di Bali, Bangka, Batam dan Lombok. Rencananya, integrasi akan dilakukan lebih luas pada 1 Juli 2017. “Untuk LPG april kita implementasikan di empat wilayah timur lalu Juli akan diperluas” ujar Pungky.

Sebelumnya, BI berkerjasama dengan pemerintah telah meluncurkan bantuan sosial (bansos) non-tunai yang hanya dapat digunakan untuk membeli bahan pangan, sebagai bentuk penyaluran bantuan pangan. Kartu combo tersebut awalnya hanya dapat digunakan untuk membeli bahan pokok makanan di tempat elektronik warung gotong royong (e-warong).

Pungky menambahkan model bansos nontunai ini sebenarnya sudah diterapkan juga untuk Program PKH serta PIP namun yang berbeda ialah penyaluran bansos menggunakan kartu kombo diterbitkan oleh 4 Bank Himbara (BNI, BRl, Mandiri, dan BTN). (Selanjutnya : Bank Dunia : Indeks keuangan inklusif Indonesia masih rendah)

Page: 1 2

Suheriadi

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

31 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

1 hour ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago