Perbankan

Dorong Kesadaran Menabung, Jenius Luncurkan Produk Cash Cow dan Bayar & Nabung

Jakarta – Jenius, bagian dari SMBC Indonesia, meluncurkan layanan perbankan terbaru, yaitu Cash Cow dan Bayar & Nabung.

Peluncuran ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat digital savvy yang semakin dinamis, cerdas, serta terintegrasi antara kebutuhan transaksi harian dan pertumbuhan dana tabungan.

Dalam beberapa tahun terakhir, perilaku keuangan masyarakat Indonesia mengalami perubahan signifikan. Didorong oleh adopsi teknologi serta gaya hidup yang semakin praktis dan digital, serta pertumbuhan transaksi digital meningkat pesat.

Selain itu, kesadaran akan pentingnya menabung dan perencanaan keuangan juga semakin berkembang.

Baca juga: Jenius Perkenalkan Fitur Creditbility, Bantu Peminjam Jaga Reputasi Baik

Febri Rusli, Digital Banking Product & Innovation Head SMBC Indonesia, mengungkapkan, melalui proses co-creation dengan masyarakat digital savvy, Jenius menemukan bahwa menabung belum menjadi kebiasaan di kalangan tertentu.

“Ditambah lagi, biasanya bunga tabungan yang optimal hanya diberikan secara terbatas. Untuk itu, Jenius menghadirkan inovasi terbaru, yaitu Cash Cow dan kapabilitas Bayar & Nabung,” ujar Febri, dikutip, Jumat 21 Maret 2025

Lebih lanjut, Febri menyampaikan bahwa inovasi ini turut memperkuat fitur tabungan yang sudah ada di Jenius sebelumnya.

“Dengan inovasi ini, Jenius mendorong masyarakat digital savvy untuk membangun kebiasaan menabung, sekaligus mengakselerasi keuangan mereka dengan bunga tabungan yang lebih optimal,” tambahnya.

Baca juga: Jenius Catat Lima Jenis Transaksi yang Sering Dipakai Jelang Lebaran

Adapun Cash Cow merupakan tabungan dengan bunga kompetitif sebesar 6 persen p.a. Saat ini, tabungan ini dapat diisi melalui cashback yang diperoleh dari promo di merchant favorit serta kapabilitas Bayar & Nabung.

Selain itu, Cash Cow juga memungkinkan Teman Jenius untuk melacak dan mengelola dana di dalam Cash Cow secara otomatis dan transparan.

Sebagai program spesial, Jenius menawarkan bunga tabungan Cash Cow 9 persen p.a. yang berlaku mulai 19 Maret-31 Agustus 2025.

Cara Mengisi Tabungan di Cash Cow

Untuk mengumpulkan tabungan di Cash Cow, pengguna bisa memanfaatkan program cashback saat melakukan transaksi di beragam merchant favorit, serta program cashback fitur di aplikasi.

Baca juga: Survei Jenius: Masyarakat Lebih Pede Spending dan Pengajuan Pinjaman Berpotensi Meningkat

Jenius, antara lain melalui transaksi top up e-Wallet atau cashback biaya bulanan s-Card. Kini, Jenius menghadirkan cara baru bagi pengguna untuk semakin mengoptimalkan tabungan di Cash Cow melalui kapabilitas Bayar & Nabung.

Kapabilitas “Bayar & Nabung” Untuk Mengisi Tabungan Cash Cow

Bayar & Nabung adalah sebuah kapabilitas baru yang memungkinkan pengguna untuk langsung menyisihkan sesuai nominal transaksi ke Cash Cow setiap kali menggunakan QRIS atau membayar tagihan dengan sumber dana dari Saldo Aktif, dengan batas maksimal Rp250 ribu per transaksi.

Misalnya, saat melakukan pembayaran tagihan atau pembelian barang, pengguna dapat langsung menyisihkan dana ke Cash Cow. Dengan sistem ini, menabung menjadi lebih mudah dan konsisten, serta memberikan penawaran bunga optimal tanpa minimum setoran atau tenor. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

16 mins ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

1 hour ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

1 hour ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

2 hours ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

2 hours ago

Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa, Ini Alasannya

Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More

2 hours ago