Jakarta– Bank Commonwealth menjadi bank asing pertama yang berpartisipasi dalam Program Simpanan Mahasiswa dan Pemuda (SiMuda) yang diluncurkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada akhir tahun lalu.
Sejalan dengan hal tersebut , Bank Commonwealth menyediakan program SiMuda Investasiku yang merupakan program bundling tabungan dengan produk investasi dan asuransi kecelakaan diri dari Asuransi MSIG untuk generasi muda Indonesia.
“SiMuda Investasiku merupakan
program bundling yang dapat memenuhi kebutuhan generasi muda untuk merencanakan keuangannya menjadi lebih baik lagi,” jelas Head of Wealth Management & Client Growth Bank Commonwealth Ivan Jaya di Jakarta, Selasa 25 Febuari 2019
Program SiMuda ini juga merupakan program untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia terutama generasi muda.
SiMuda Investasiku Bank Commonwealth menawarkan pembukaan Tabungan Bunga Harian (TBH) dan berlangganan autoinvest bisa mendapatkan asuransi kecelakaan diri yang premi tahun pertamanya ditanggung oleh bank untuk mahasiswa dan pemuda yang berusia 18-30 tahun.
Sebagai informasi saja, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kelompok usia 16-30 tahun ada sekitar 64,3 juta jiwa. Namun, berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dari kelompok tersebut yang memiliki investasi di pasar modal Indonesia (baik saham maupun reksa dana
saham) hanya 1,6 juta jiwa.(*)
Poin Penting KB Bukopin Finance meraih Peringkat 1 TOP Corporate Brand 2026, mencerminkan meningkatnya kepercayaan… Read More
Poin Penting: Harga plastik melonjak hingga 100 persen akibat terganggunya pasokan bahan baku dari Timur… Read More
Poin Penting Outstanding pindar mencapai Rp100,69 triliun per Februari 2026, tumbuh 25,75% yoy. Risiko kredit… Read More
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan jumlah investor pasar modal dalam negeri terus mengalami… Read More
Poin Penting OJK mendorong lembaga jasa keuangan (LJK) melakukan asesmen lanjutan untuk mengantisipasi dampak konflik… Read More
Poin Penting Transaksi kripto Februari 2026 turun menjadi Rp24,33 triliun dari Januari Rp29,28 triliun, seiring… Read More