Perbankan

Dorong Investasi Nasabah, Muamalat Luncurkan Gerai Reksa Dana Syariah

Jakarta – Minat nasabah PT Bank Muamalat Indonesia terhadap produk investasi terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini tercermin dari pertumbuhan penjualan dalam beberapa tahun terakhir.

Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K. Permana mengatakan, rata-rata penjualan tumbuh sebesar 160% per tahun selama 4 tahun terakhir. Melihat pertumbuhan yang luar biasa ini, Bank Muamalat meluncurkan layanan reksa dana syariah untuk melengkapi produk investasi nasabahnya.

“Penjualan produk investasi di Muamalat pertumbuhannya luar biasa. Oleh karena itu, kami menghadirkan layanan Gerai Reksa Dana Syariah ini dengan menggandeng partner-partner terbaik sebagai bukti komitmen kami untuk terus memberikan layanan keuangan terbaik bagi nasabah,” ujarnya Senin, 23 Mei 2022.

Gerai Reksa Dana Syariah merupakan sebuah layanan yang ditujukan kepada nasabah Bank Muamalat Indonesia untuk dapat melakukan transaksi pendaftaran, pembelian, penjualan, dan pemantauan atas produk Reksa Dana Syariah. Produk Reksa Dana yang dijual pada Gerai Reksa Dana Syariah Bank Muamalat merupakan produk yang telah dikurasi dan dipilih oleh Bank Muamalat agar sesuai dengan karakter dan kebutuhan nasabah.

Presid,en Direktur Bahana TCW Rukmi Proborini mengatakan, kerja sama ini terkait dengan perluasan jalur distribusi dan penjualan produk investasi Reksa Dana Bahana MES Syariah Fund (Bahana MES Syariah Fund) yang telah dipasarkan Bahana TCW sejak akhir 2016 yang lalu.

Selain Bahana MES Syariah Bank Muamalat juga akan memasarkan produk reksa dana Bahana Likuid Syariah (BLS) yang merupakan produk reksa dana dengan strategi investasi yang 100% berinvestasi pada deposito bank syariah.

“Produk ini dikembangkan khusus bagi investor-investor dengan profil risiko investasi yang mengedepankan keutuhan nilai investasi, karena produk ini memiliki risiko fluktuasi yang relatif rendah dan imbal hasil yang tergolong stabil,” kata Rukmi.

Adapun Rian Wisnu Murti selaku Direktur, Head of Syariah Unit PT Eastspring Investments Indonesia mengatakan, pihaknya optimistis dengan melakukan penjualan produk Reksa Dana Syariah Eastspring melalui Bank Muamalat yang bekerja sama dengan Fundtastic+ sebagai salah satu platform investasi digital di Indonesia akan mempermudah akses ke investasi yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami melihat minat masyarakat atas produk investasi syariah semakin besar. Harapannya, tambahan variasi produk dari Reksa Dana Syariah Eastspring Indonesia dapat menjadi pilihan bagi Investor untuk melengkapi produk investasi syariah dari kelas aset berbeda,” ujarnya.

Produk reksa dana Eastspring Indonesia yang ditawarkan pada gerai penjualan adalah Reksa Dana Syariah Eastspring Syariah Money Market Khazanah dan Reksa Dana Syariah Eastspring Syariah Fixed Income Amanah. (*) Dicky. F

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

1 hour ago

Prabowo Kumpulkan Tokoh dan Ormas Islam di Istana, Mensesneg Buka Suara

Poin Penting Presiden Prabowo bertemu tokoh dan ormas Islam di Istana untuk berdiskusi dan menampung… Read More

1 hour ago

Purbaya soal Ancaman Turun Peringkat MSCI: Pemerintah Ambil Langkah Tepat

Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Melonjak 2,52 Persen ke Level 8.122, BUMI Jadi Saham Teraktif

Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More

2 hours ago

Bank KBMI 2 di Jalan Terjal, tapi Masih Bertahan

Jakarta - Jalan terjal yang dilalui bank-bank KBMI 2 belakangan ini kelihatannya terasa makin berat.… Read More

2 hours ago

Skandal Emas Digital China Meledak, Investor Gagal Tarik Dana dan Emas Fisik

Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More

3 hours ago