Perbankan

Dorong Inovasi Digital, Bank Mandiri Borong Penghargaan Alpha South East Asia

Jakarta – Bank Mandiri secara aktif terus mendorong transformasi digital sebagai salah satu poros utama pertumbuhan bisnis. Upaya ini telah berhasil membawa layanan perbankan sebagai salah satu yang terbaik di industri.

Hal ini dibuktikan dengan perolehan penghargaan bergengsi Bank Mandiri oleh Alpha South East Asia. Salah satunya sebagai Best Cash Management Bank in Indonesia untuk ke-11 kali dalam kurun waktu 16 tahun terakhir, yang diberikan dalam ajang Best FI Awards 2022 yang digelar di Jakarta, Kamis (8/9).

SEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K. Triprakoso mengatakan, dalam satu tahun terakhir pihaknya terus mengembangkan potensi bisnis, salah satunya melalui digitalisasi. Adapun untuk bisnis wholesale, lanjut Josephus, Bank Mandiri telah meluncurkan Kopra by Mandiri yang mengintegrasikan seluruh layanan wholesale guna mempermudah serta mempercepat kebutuhan nasabah.

“Penghargaan ini menjadi prestasi serta bukti pengembangan layanan Wholesale Bank Mandiri yang secara konsisten terus berinovasi. Hal ini tentu merupakan pencapaian yang luar biasa bagi Bank Mandiri, serta menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan layanan terbaik bagi seluruh nasabah dan masyarakat,” ujarnya di Jakarta.

Adapun, Kopra by Mandiri merupakan layanan digital single access yang dapat menjadi pusat aktivitas dan transaksi finansial bagi ekosistem bisnis para pelaku usaha di segmen wholesale dan value chain-nya secara end to end. Melalui platform wholesale digital perseroan, nasabah wholesale juga dapat mengakses digital portal eksisting seperti Mandiri Cash Management (MCM) 2.0, Forex Transaction, Value Chain Financing, Trade Finance, Smart Account serta Online Custody. Selain itu, Kopra by Mandiri juga terbagi menjadi tiga varian layanan yaitu Kopra Portal, Kopra Host to Host dan Kopra Partnership.

Kopra by Mandiri juga berperan besar dalam meningkatkan transaksi wholesale secara signifikan. Tercatat, jumlah transaksi wholesale Bank Mandiri hingga semester I 2022 tumbuh 72% secara year on year (yoy) menembus 326 juta transaksi. Platform digital wholesale andalan Bank Mandiri ini juga mampu mencatatkan peningkatan pengguna sebesar 137% dari 23 ribu pada akhir 2021 menjadi 55 ribu akhir Juni 2022 lalu.

“Seluruh layanan digital Bank Mandiri secara spesifik didesain untuk melengkapi kebutuhan nasabah dari hulu ke hilir. Mulai dari nasabah ritel atau perorangan hingga wholesale dan pelaku usaha,” ungkapnya.

Tidak berhenti di situ, Bank Mandiri juga berhasil memboyong penghargaan lain, yaitu Best Wealth Management Bank in Indonesia untuk yang ke-13 kali dalam 16 tahun terakhir serta Best Retail Bank in Indonesia dalam 16th Asia Best Award 2022 oleh Annual Alpha South East Asia.

Selain itu, bank bersandi bursa BMRI ini juga menyabet tiga penghargaan bergengsi sekaligus dalam ajang 13th Treasury FX & FX Award 2022. Antara lain, Best FX Bank for Interest Rates, FX Research & Market Coverage dan Best Emerging Asia Currency Forecasters. Bank Mandiri juga kembali memperoleh penghargaan sebagai Best FX Bank for Corporate & FI’s yang telah diperoleh selama 12 kali berturut-turut.

Josephus menambahkan, transformasi digital memang menjadi kunci pertumbuhan bisnis Bank Mandiri. Super App Livin’ by Mandiri untuk nasabah ritel menurutnya telah berhasil menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan transaksi perbankan.

Lewat beragam kemudahan yang dihadirkan Livin’ by Mandiri, aplikasi andalan perseroan ini telah diunduh lebih dari 15 juta kali sejak diluncurkan pada Oktober 2021 lalu. Pun, jumlah transaksi Livin’ by Mandiri hingga Juni 2022 secara year to date juga telah mencapai 881 juta transaksi dengan nilai lebih dari Rp 1.080 triliun atau tumbuh hampir dua kali lipat dibanding periode Juni 2021 lalu.

“Penghargaan ini benar-benar mewakili kerja keras dan konsistensi seluruh Mandirian dalam mengejar komitmen untuk memberikan layanan dan produk terbaik bagi nasabah kami,” kata Josephus. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

35 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

1 hour ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago